Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kenapa Tokopedia PHK Massal 90 Persen Karyawan? Begini Klarifikasi Resmi Manajemen GoTo Soal Keuangan Perusahaan

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:22 WIB
Tokopedia.
Tokopedia.

SOLOBALAPAN, BISNIS — Jagat dunia maya dihebohkan dengan rumor liar yang menyebutkan bahwa platform e-commerce raksasa, PT Tokopedia, berencana melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal hingga mencapai 90 persen dari total karyawannya.

Menanggapi isu miring tersebut, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) selaku salah satu pemegang saham akhirnya buka suara.

Manajemen GoTo menyatakan bahwa pihaknya menghormati penuh setiap efisiensi, langkah taktis, maupun kebijakan penyesuaian organisasi yang diambil atau akan diambil oleh jajaran manajemen PT Tokopedia ke depan.

Dampak Sangat Terbatas Akibat Dilusi Saham

Corporate Secretary GoTo, R A Koesoemohadiani, memastikan bahwa dampak dari langkah penyesuaian organisasi yang terjadi di internal Tokopedia tidak akan mengganggu stabilitas performa finansial maupun operasional GoTo secara makro.

Baca Juga: Ada Apa dengan KB Bank? 2 Direktur Resign, Lebih dari 600 Karyawan Kena PHK Massal

Hal ini dikarenakan status kepemilikan saham GoTo di Tokopedia telah mengalami perubahan signifikan sejak awal tahun 2024 lalu.

"Mengingat pada Januari 2024, kepemilikan perseroan terdilusi menjadi 24,99 persen, perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas PT Tokopedia," ujar R A Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Tabel Analisis Akuntansi dan Dampak Korporasi GoTo atas Isu Tokopedia

Guna memberikan pemetaan informasi keuangan yang transparan, akurat, dan scannable bagi para investor dan publik, berikut adalah rincian draf laporan resmi perseroan:

Komponen Finansial / Aspek Metode & Status Keuangan GoTo Estimasi Dampak Riil di Lapangan
Status Kepemilikan Saham Minoritas (24,99 Persen) Sejak Januari 2024, kendali mayoritas dipegang penuh oleh TikTok Pte Ltd.
Metode Pencatatan Akuntansi Metode Ekuitas (PSAK 228) Investasi dicatat pada akun bagian laba/rugi bersih entitas asosiasi dan ventura bersama.
Dampak Laba/Rugi Bersih Tidak Material Berdasarkan estimasi internal, tidak ada gejolak material pada pos laba bersih GoTo.
Biaya Layanan E-Commerce Tetap Normal (100 Persen) Dipastikan tidak ada dampak atau pemotongan terhadap biaya layanan yang diterima GoTo dari Tokopedia.
Aspek Non-Keuangan Stabil / Tidak Berdampak Reputasi dan operasional harian ekosistem Gojek maupun GoTo Financial tetap berjalan mandiri.

GoTo Tetap Fokus dan Tidak Ambil Langkah Khusus

Akibat dampak finansial maupun non-finansial yang diproyeksikan sangat terbatas dan tidak bersifat material, manajemen GoTo menegaskan tidak memiliki draf rencana untuk mengambil tindakan korporasi khusus dalam waktu dekat, termasuk mengenai status kepemilikan saham draf 24,99 persen tersebut.

Sebagai informasi tambahan, isu PHK masif hingga 90 persen ini pertama kali menggelinding dan viral melalui narasi-narasi lepas di berbagai platform media sosial.

Hingga saat ini, belum ada keterangan hitam di atas putih maupun draf rilis resmi dari pihak PT Tokopedia ataupun TikTok Pte Ltd yang mengonfirmasi validitas angka pemangkasan karyawan tersebut.

Publik dan para pelaku pasar modal diimbau untuk tetap bijak menyaring informasi serta menunggu draf pernyataan resmi dari pihak manajemen pengendali Tokopedia guna menghindari spekulasi pasar yang merugikan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#karyawan #phk massal #klarifikasi #gotong royong #tokopedia