SOLOBALAPAN, KRIMINAL — Kasus Penyekapan dan penganiayaan keji yang menimpa wanita berinisial YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, tampaknya menjadi pembuka kotak pandora atas aksi-aksi kriminal lain yang dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Di tengah statusnya yang masih buron, fakta mengejutkan mulai bermunculan di jagat maya.
Taufik diduga kuat merupakan seorang predator serial. Pasalnya, setelah kasus YTR viral, sejumlah wanita lain mulai berani bersuara dan mengaku pernah menjadi korban kekerasan, penyekapan, hingga pelecehan seksual oleh pria bertato tersebut.
Kesaksian Korban Awal 2024: Selamat di Cicaheum dan Curigai Pelaku "Ngobat"
Salah satu pengakuan datang dari pemilik akun Instagram @adillaapril1 melalui kolom komentar di akun gosip @conan_reborn.
Ia mengungkapkan pernah terjebak dalam modus operandi Taufik pada awal tahun 2024 silam. Kala itu, dirinya dibawa kabur tanpa arah ke kawasan Solokan Jeruk, sebuah wilayah yang sama sekali asing baginya.
Beruntung, ia berhasil meloloskan diri setelah bersikap tegas meminta dipulangkan, hingga akhirnya diturunkan di sebuah minimarket.
“Alhamdulillah aku selamat kak, karena waktu itu aku langsung minta pulang itu pun pulangnya diturunin di Indomaret Cicaheum,” tulis @adillaapril1.
Ia juga membeberkan gelagat aneh pelaku selama bersamanya.
Taufik disebut memiliki cara bicara yang tidak jelas atau balelol, sehingga memicu dugaan kuat bahwa pelaku kerap mengonsumsi obat-obatan terlarang sebelum melancarkan aksinya.
Merasa jiwanya terancam, korban mengaku sudah sempat melaporkan Taufik ke pihak kepolisian.
Disekap di Garut: Dipaksa Layani Nafsu Tanpa Diberi Makan
Dampak mengerikan lainnya diungkap oleh akun Instagram @sultansahbanaiman pada 20 Juni 2026, yang membagikan tangkapan layar pesan (Direct Message) dari korban Taufik yang lain.
Korban ini menceritakan pengalaman traumatis saat disekap di sebuah penginapan di daerah Garut.
Di lokasi terisolasi tersebut, korban mengalami penyiksaan fisik dan kekerasan seksual secara berulang.
"Dulu saya disiksa di sebuah penginapan di Garut, terus saya dipaksa harus mengikuti sex semaunya dia, tanpa saya dikasih makan dan minum. Terus pas pulang di jalan saya lapar minta beli cuanki dan ya beli cuanki pun saya pakai duit sendiri. Terus terakhir pas saya enggak gubris WA dia, saya dianjing-anjingin dan dikatain," ungkap korban yang trauma berat.
Korban tersebut menambahkan bahwa Taufik bersikap sangat manipulatif di awal perkenalan (love bombing).
Ia pandai berbicara dan memperlakukan wanita dengan sangat baik demi mendapatkan kepercayaan, sebelum akhirnya menunjukkan tabiat aslinya yang kejam.
Tabel Rekam Jejak Korban & Kesaksian Aksi Kejam Taufik Hidayat
Guna memberikan gambaran makro mengenai pola kejahatan pelaku berdasarkan pengakuan para korban yang bermunculan, berikut adalah rangkumannya:
| Identitas / Akun | Lokasi / Waktu Kejadian | Bentuk Kekerasan & Modus Operandi | Status Terakhir |
| YTR (Korban Utama) | Cileunyi, Bandung (Selama 3 Tahun) | Penyekapan pindah-pindah kontrakan, penganiayaan berat hingga mata buta dan kepala berbelatung. | Sedang dirawat intensif di RSHS Bandung. |
@adillaapril1 |
Solokan Jeruk & Cicaheum (Awal 2024) | Dibawa ke lokasi asing, pelaku bicara balelol (diduga di bawah pengaruh obat terlarang). | Selamat setelah diturunkan di minimarket. |
| Korban Anonim | Penginapan di Wilayah Garut | Penyekapan, pemaksaan aktivitas seksual, tidak diberi makan/minum, serta teror via WA. | Selamat dengan trauma psikologis mendalam. |
@_asiyah069 (Teman SD) |
Lingkungan Sekolah (Masa Kecil) | Kekerasan fisik sejak dini: tendang kepala, lempar batu, dan memukul teman wanita. | Saksi mata rekam jejak watak pelaku. |
Borok Masa Kecil Dibongkar Teman Sekelas: "Cuma Berani Sama Cewek"
Tidak hanya para mantan kekasih atau wanita yang pernah didekatinya, masa lalu kelam Taufik Hidayat sewaktu kecil pun ikut dikuliti oleh netizen.
Akun @_asiyah069 yang mengaku sebagai teman sebangkunya sejak sekolah dasar (SD), menyatakan tidak kaget dengan berita penangkapan ini.
Menurutnya, watak sosiopat dan gemar menyiksa fisik orang lain sudah mendarah daging pada diri Taufik sejak kecil, di mana target kemarahannya selalu menyasar kaum perempuan.
"Aku dari SD sekelas sama dia. Ditendang kepala, dilempar batu, ditonjok, dan masih banyak. Dia tuh emang dari kecil beraninya ke cewek doang," tandas akun tersebut.
Hingga saat ini, Taufik Hidayat yang memiliki ciri-ciri fisik bertato penuh di bagian punggung tersebut masih terus diburu oleh jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung.
Publik yang geram melihat rentetan korban yang terus bertambah berharap pihak kepolisian bisa segera meringkus pelaku dan memberikan hukuman seberat-beratnya atas tindakan penganiayaan berantai ini.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo