Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Geger Tiyo Ardianto Dikabarkan Sudah Meninggal Dunia! Eks Ketua BEM UGM Apakah Masih Hidup usai Temukan GPS di Bawah Mobilnya?

Laila Zakiya • Senin, 15 Juni 2026 | 09:16 WIB
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto temukan perangkat GPS terpasang di bawah mobil miliknya. (Tangkapan layar Threads/ kabarmahasiswa.id)
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto temukan perangkat GPS terpasang di bawah mobil miliknya. (Tangkapan layar Threads/ kabarmahasiswa.id)

 

SOLOBALAPAN.COM — Jagat maya mendadak digemparkan oleh kemunculan narasi yang menyebutkan bahwa mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) 2025, Tiyo Ardianto, telah meninggal dunia.

Isu sensitif ini langsung menyebar luas dan memicu kepanikan di kalangan netizen yang mempertanyakan kondisi keselamatan sang aktivis.

Namun setelah dilakukan penelusuran fakta secara mendalam, kabar kematian tersebut dipastikan murni merupakan berita bohong (hoaks).

Tiyo Ardianto diketahui masih hidup dan bahkan tengah menghadapi ancaman nyata berupa pemasangan alat pelacak rahasia di kendaraan pribadinya.

Baca Juga: Dudung Bongkar Borok Pengadaan Motor Listrik MBG: Anggaran Zonk, Vendor Tak Punya Bengkel Aktif

Kronologi Isu Kematian dan Bukti Aktivitas Terbaru Tiyo

Munculnya isu miring ini berawal dari pergerakan sebuah video di platform digital yang mengklaim hilangnya nyawa sang eks Ketua BEM secara mendadak.

Beruntung, konfirmasi mengenai kondisi aslinya segera terjawab lewat aktivitas digital terbaru yang bersangkutan dari luar kota.

Narasi tersebut menyebar luas usai sebuah unggahan dari akun TikTok Mulut Netizen 33 viral pada 13 Juni 2026. Tidak sedikit pengguna media sosial yang kemudian mempertanyakan kebenaran informasi yang beredar tersebut.

Namun, kabar tersebut dipastikan hoaks alias tidak benar.

Aktivitas terbaru Tiyo di media sosial menunjukkan bahwa ia masih aktif dan terus menyampaikan informasi kepada publik. Pada 14 Juni 2026, Tiyo mengunggah perkembangan terbaru melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan itu, ia menceritakan penemuan benda lain yang diduga berkaitan dengan temuan sebelumnya. Menurut penjelasannya, setelah sebuah perangkat berbentuk kotak diamankan, ia kembali menerima notifikasi di ponselnya.

Temuan tersebut kemudian mengarah pada benda lain berbentuk lingkaran pipih yang disebut menempel pada bagian ban belakang kanan kendaraan.

Tiyo menjelaskan bahwa benda tersebut ditemukan saat dirinya melakukan perjalanan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, sebelum bertolak ke Makassar.

Keterangan yang lebih rinci akan disampaikan setelah proses pencatatan dan pendokumentasian selesai dilakukan.

Baca Juga: Ambisi Rizky Ridho Akhiri Kutukan Runner-up Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Modal Positif Peringkat 118 FIFA

Awal Mula Teror: Munculnya Notifikasi PBX Finder di Ponsel

Aksi dugaan pengintaian ini pertama kali terendus secara tidak sengaja oleh Tiyo melalui sistem keamanan gawai miliknya pada akhir pekan lalu.

Mantan orang nomor satu di BEM UGM 2025 ini mendapati bahwa pergerakannya ke mana pun pergi telah dipantau oleh pihak luar yang tidak dikenal menggunakan perangkat pengintai nirkabel.

"PBX FINDER ditemukan bergerak bersama Anda. Pemilik dapat meminta lokasinya. Ketuk untuk membuka Lacak untuk melihat tindakan yang tersedia," demikian bunyi notifikasi yang ada di ponsel Tiyo, dikutip dari videonya.

Melalui video pendek yang dibagikan melalui akun personalnya, Tiyo mengutuk keras tindakan intimidasi terselubung ini yang dinilainya sangat mencederai nilai-mana kemanusiaan dan kebebasan berpendapat di Indonesia.

"Teman-teman sekalian, bisa dilihat, ini adalah alat pelacak yang namanya PBX Finder. Saya tahu ini karena muncul di notifikasi ponsel saya. Kemudian tadi kita cari dan kita temukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan. Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikkan," beber Tiyo dalam videonya.

Tiyo mengaitkan penemuan alat pelacak itu dengan aktivitas kritik yang selama ini disuarakannya, termasuk keterlibatannya dalam aksi Gejayan Memanggil di Yogyakarta.

"Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa dengan ketulusan cinta, justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya," ujarnya.

Baca Juga: Bikin Netizen Kepo, Andri Mulyono yang Jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG Bareng Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Sebenarnya Siapa?

"Saya tidak tahu siapa yang pasang alat pelacak itu. Tapi, yang jelas, betapa berbahayanya menjadi manusia Indonesia yang mencintai bangsanya," lanjutnya.

Meskipun diterpa berbagai macam bentuk teror psikologis, mulai dari kabar palsu meninggal dunia hingga penguntitan fisik menggunakan instrumen GPS portable, Tiyo Ardianto menegaskan bahwa nyalinya tidak akan ciut. Melalui pesan penutupnya, ia memastikan akan tetap berdiri di garis depan menyuarakan aspirasi masyarakat. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Tiyo Ardianto #eks Ketua BEM UGM #GPS