Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Gara-gara Kualitas MBG? Ini Alasan Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya

Laila Zakiya • Rabu, 3 Juni 2026 | 09:40 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengikuti Rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengikuti Rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5/2025).

 

SOLOBALAPAN.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Kebijakan perombakan besar-besaran ini diumumkan secara langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan. Tidak hanya Dadan, dua orang Wakil Kepala BGN yang mendampinginya juga ikut dibebastugaskan dari jabatan mereka.

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan pencopotan ini resmi diketuk pada hari Selasa, 2 Juni 2026.

"Pada hari ini Selasa, 2 Juni tahun 2026 Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).

"Yang pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, yang kedua Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional," lanjutnya.

Pihak Istana tetap menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja serta fondasi awal yang telah dibangun oleh para pimpinan terdahulu selama masa awal pembentukan badan baru tersebut.

"Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun pondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," jelasnya.

Sebagai gantinya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang, yang sebelumnya merupakan Wakil Kepala BGN, untuk naik menahkodai lembaga ini sebagai Kepala BGN yang baru.

Posisi dua wakil kepala diisi oleh wajah baru, yakni Agustina Arum Sari (mantan Wakil Kepala BPKP) serta seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat aktif, Mayjen TNI Trenggono.

Baca Juga: Unggah Salam Perpisahan Haru, Nico Alfriyanto Resmi Tinggalkan Persija Jakarta

Alasan Utama Pencopotan: Sorotan pada Kualitas Makanan hingga Masalah SOP

Publik langsung berspekulasi apakah pencopotan ini berkaitan erat dengan isu kualitas dan keamanan pangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terlebih lagi, berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sejak awal 2025 hingga April 2026 tercatat sedikitnya 33.626 pelajar sempat mengalami keracunan yang diduga dari MBG.

Mensesneg Prasetyo Hadi memaparkan bahwa keputusan tegas Presiden Prabowo didasari oleh akumulasi monitoring dan evaluasi ketat yang dilakukan secara terus-menerus selama hampir 1,5 tahun terakhir.

"Tentunya selama 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini. With harapan catatan-catatan tersebut dapat segera tentu kita perbaiki," ujar Pras saat konferensi pers.

Prasetyo Hadi merinci lebih lanjut aspek-aspek krusial apa saja yang menjadi catatan merah dari hasil pemantauan berkala internal Istana tersebut.

"Jadi ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," sampainya.

Saat disinggung mengenai isu lain yang beredar mengenai dugaan penyelewengan jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Prasetyo menegaskan bahwa segala bentuk temuan saat ini masih didalami secara administratif di internal lembaga.

"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari yang, sekali lagi kami sampaikan, itu adalah bagian dari monitoring dan evaluasi terus-menerus yang kita lakukan. Sampaikan kita memang menghendaki Badan Gizi Nasional ini dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya," ujar Prasetyo kemudian.

Baca Juga: Kapan MotoGP Hungaria 2026 Digelar? Simak Jadwal Lengkap Duel Aprilia Vs Ducati yang Bakal Segera Digelar

Jaminan Pemerintah: Program MBG Tetap Berjalan Tanpa Gangguan

Meskipun pucuk kepemimpinan BGN dirombak total di tengah jalan, Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan bahwa agenda pembagian makan bergizi gratis berskala nasional untuk anak-anak sekolah sama sekali tidak akan terhambat atau terhenti.

"Pemerintah sekali lagi menegaskan pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita dalam menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) yang dilaksanakan Badan Gizi Nasional," ucap Pras.

Pemerintah menaruh harapan besar agar penyegaran struktur pimpinan ini bisa membawa perbaikan mutu pelayanan pangan ke arah yang jauh lebih aman, disiplin, dan tertata secara manajerial.

"Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelayanan makan bergizi gratis agar dapat berjalan dengan sebaik baiknya sebagai bagian dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia kita dan sekaligus sebagai pengejawantahan manifesto untuk kemanusiaan, pengejawantahan manifesto keberpihakan," sambungnya.

Baca Juga: Monumen Pers Nasional Solo, Penjaga Jejak Sejarah Pers Indonesia Lebih dari Seabad

Respons Sejuk Dadan Hindayana Usai Dicopot

Mendengar keputusan perombakan kabinet tersebut, Dadan Hindayana menunjukkan sikap legawa dan menghormati penuh segala keputusan politik yang diambil oleh Presiden RI.

Bagi Dadan, pergeseran posisi struktural di dalam internal pemerintahan merupakan hak prerogatif kepala negara yang tidak bisa diganggu gugat.

"Pergantian Anggota Kabinet merupakan Hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan," kata Dadan, Selasa (2/6/2026).

Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) itu juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas kesempatan berharga yang telah diberikan untuk mengabdi di jajaran Kabinet Merah Putih.

"Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi Anggota Kabinet Merah Putih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya," paparnya.

"Insyaaallah beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat," sambung Dadan.

Menutup pernyataannya, Dadan menyampaikan ucapan selamat bertugas bagi jajaran kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Nanik S Deyang demi meningkatkan mutu gizi anak bangsa ke depan.

"Insyaallah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat," tegasnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Kepala BGN #prabowo #Dadan Hindayana #Mbg