SOLOBALAPAN, RELIGI — Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam ajaran agama Islam.
Sepuluh hari pertama di bulan ini bahkan disebut memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan hari-hari pertama di bulan Ramadhan.
Di antara waktu-waktu mulia tersebut, terdapat satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim, yakni Puasa Arafah. Amalan istimewa ini menyimpan keutamaan luar biasa, salah satunya adalah jaminan penghapusan dosa selama dua tahun.
Jadwal Puasa Arafah 2026
Sesuai dengan penanggalan Hijriah, Puasa Arafah dilaksanakan tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Untuk tahun ini, tanggal 9 Dzulhijjah bertepatan dengan hari Selasa, 26 Mei 2026 (besok). Oleh karena itu, umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji (wukuf) sangat dianjurkan untuk mempersiapkan diri melaksanakan puasa sunnah ini.
Baca Juga: Hukum Berkurban Tapi Belum Diaqiqah saat Kecil, Mana Ibadah yang Harus Didahulukan?
Keutamaan Menghapus Dosa 2 Tahun
Puasa Arafah merupakan amalan sunnah yang dikhususkan bagi kaum Muslimin yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Keutamaan utama dari ibadah ini adalah kemampuannya menghapus dosa selama dua tahun, yakni:
-
Dosa satu tahun yang telah berlalu.
-
Dosa satu tahun yang akan datang.
Hal ini didasarkan pada hadits shahih riwayat Muslim (No. 1162). Terkait cakupan pengampunan dosa ini, terdapat dua pandangan di kalangan ulama:
-
Dosa Kecil: Sebagian ulama berpendapat bahwa pengampunan ini hanya berlaku untuk dosa-dosa kecil.
-
Dosa Kecil dan Besar: Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa dosa besar pun bisa terampuni, mengingat sifat redaksi hadits tersebut yang berlaku umum.
4 Keistimewaan Hari Arafah
Selain menjadi momentum untuk berpuasa, Hari Arafah (9 Dzulhijjah) sendiri memiliki sederet keistimewaan yang menjadikannya sebagai salah satu hari paling mulia, di antaranya:
-
Hari Penyempurnaan Agama: Hari Arafah adalah hari di mana Allah SWT menyempurnakan agama dan nikmat-Nya bagi umat Islam. Hal ini merujuk pada firman Allah dalam surah Al-Maidah ayat 3 yang berbunyi, "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu."
-
Hari Perayaan Kaum Muslimin: Hari ini menjadi perayaan besar, khususnya bagi mereka yang sedang menjalani wukuf di Padang Arafah. Sementara bagi mayoritas ulama (jumhur), mereka yang tidak berhaji merayakannya dengan berpuasa.
-
Hari yang Paling Utama: Berdasarkan riwayat Anas bin Malik, Hari Arafah disebut lebih utama dari 10.000 hari biasa. Ulama Atho’ juga menyebutkan bahwa berpuasa pada hari Arafah mendatangkan pahala yang setara dengan berpuasa selama 2.000 hari.
-
Hari Pembebasan dari Siksa Neraka: Hari Arafah adalah hari di mana Allah paling banyak membebaskan hamba-Nya dari siksa api neraka. Sesuai dengan hadits riwayat Muslim (No. 1348), Allah akan mendekati hamba-Nya dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo