SOLOBALAPAN, GROBOGAN — Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan oleh peternak lokal asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Sapi jenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 1,1 ton milik Sunardi resmi terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Sapi raksasa tersebut berasal dari Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh. Sunardi mengaku sangat bangga karena dedikasinya dalam merawat ternak sejak kecil membuahkan hasil hingga lolos seleksi di tingkat nasional.
Perawatan Intensif dan Seleksi Ketat
Menghasilkan sapi dengan kualitas premium tentu bukan perkara mudah. Sunardi mengungkapkan bahwa sapi tersebut mendapatkan perawatan yang sangat intensif, meliputi:
-
Pengaturan Pakan: Nutrisi dijaga ketat agar bobot terus stabil dan meningkat.
-
Kebersihan Kandang: Lingkungan dipastikan bersih guna mencegah stres pada hewan.
-
Kesehatan Berkala: Rutin menjalani pemeriksaan medis.
-
Isolasi Mandiri: Menjelang Idul Adha, sapi ini dipisahkan dari ternak lain untuk mengantisipasi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Baca Juga: Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Pakar Astronomi Prediksi Jatuh Pada Tanggal ini
Kepala Bidang Peternakan Disnakkan Grobogan, Andreas Iwan, menjelaskan bahwa sapi ini harus melewati verifikasi ketat dari pemerintah pusat.
Kriteria yang harus dipenuhi meliputi usia yang cukup, bobot minimal satu ton, kondisi kesehatan prima, bebas penyakit, serta telah menerima vaksinasi lengkap.
Harga Taksiran Mencapai Ratusan Juta
Dengan bobot yang menyentuh angka 1,1 ton, sapi kebanggaan warga Toroh ini ditaksir memiliki nilai jual mencapai Rp 112 juta.
Harga tersebut dinilai sepadan dengan kualitas dan ukuran luar biasa yang dimiliki sang hewan kurban.
Jadwal Penyembelihan
Rencananya, sapi bantuan Presiden Prabowo ini akan disembelih secara serentak pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026.
Selain satu ekor untuk Grobogan, pemerintah juga menyiapkan sapi bantuan lainnya melalui Pemprov Jateng yang akan disalurkan ke wilayah terdampak banjir di Desa Tinanding, Kecamatan Godong.
Keberhasilan Sunardi membuktikan bahwa sektor peternakan di Kabupaten Grobogan mampu menghasilkan ternak berkualitas tinggi yang berdaya saing nasional.
Momen ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para peternak lokal lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hewan ternak mereka.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo