Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Link Video Bandar Membara Viral di X hingga Telegram usai Jadi Koleksi Pribadi, Awas Bisa Jadi Incaran Polisi!

Laila Zakiya • Rabu, 29 April 2026 | 09:39 WIB
Video bandar membara bergetar, (Istimewa)
Video bandar membara bergetar, (Istimewa)

 

SOLOBALAPAN.COM - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan pencarian link video Bandar Membara viral yang ramai diburu warganet di X hingga Telegram.

Namun di balik rasa penasaran publik, aparat kepolisian justru telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan karena diduga mengandung unsur pidana terkait penyebaran konten asusila.

Kasus tersebut kini ditangani Polres Batang, Jawa Tengah.

Polisi tengah memburu sosok yang pertama kali menyebarkan video yang awalnya disebut sebagai dokumentasi pribadi itu hingga akhirnya beredar luas di ruang digital.

Baca Juga: Siapa Sosok Icha Putri Utami? Diduga Penipu Investasi Bodong yang Ngaku Mahasiswi FK KKI UI, Bawa Kabur Uang hingga Rp88 Juta

Polisi Naikkan Status Kasus ke Tahap Penyidikan

Kepolisian Resor Batang memastikan proses hukum terus berjalan setelah ditemukan dugaan pelanggaran pidana dalam distribusi video tersebut.

Fokus utama penyidik saat ini adalah menelusuri jalur penyebaran digital dan siapa pihak pertama yang mengunggahnya.

Kasat Reskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono, menyebut video itu awalnya diklaim tidak untuk konsumsi publik.

"Keterangan awal memang untuk koleksi pribadi. Namun, kami masih mendalami proses distribusi dan transmisinya melalui pemeriksaan alat bukti secara mendalam," tegas Iptu Albertus, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Solo Menari 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surakarta, Suguhkan Tari Tradisional hingga Workshop Kreatif

Pemeran Video Sudah Diperiksa Polisi

Dua orang yang disebut muncul dalam video, berinisial SE (26) dan TA (19), telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Berdasarkan informasi yang beredar, keduanya kini sudah menikah, namun saat video direkam disebut belum berstatus suami istri.

Kanit PPA Satreskrim Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, menegaskan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui asal-usul video dan dampaknya di masyarakat.

"Pemanggilan ini untuk klarifikasi terkait konten yang beredar dan menimbulkan keresahan," ujarnya.

Baca Juga: Viral Pengakuan Sopir Taksi Green SM: Mobil Tiba-tiba "Ngonci" di Tengah Rel Sebelum Tabrakan Beruntun

Polisi Sita HP hingga Telusuri Forensik Digital

Untuk menguatkan perkara, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, antara lain:

* Telepon genggam yang diduga dipakai merekam video
* Pakaian yang dikenakan dalam rekaman
* Lokasi kamar sewa yang diduga menjadi tempat pembuatan video

Selain itu, perangkat digital milik saksi dan pihak terkait telah dikirim ke laboratorium forensik guna melacak riwayat pengiriman file serta rantai penyebaran video tersebut.

Link Viral di X dan Telegram Bisa Jadi Jebakan

Di tengah ramainya pencarian link video Bandar Membara, polisi mengingatkan masyarakat agar tidak ikut mencari, mengunduh, atau menyebarkan ulang tautan yang beredar.

Banyak link yang beredar justru diduga hanya jebakan digital, seperti:

* Phishing untuk mencuri akun media sosial
* Malware yang merusak perangkat
* Pengalihan ke situs judi atau penipuan online

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mencari, mengunduh, apalagi menyebarkan ulang. Jejak digital itu nyata, dan tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum tetapi juga membuka celah bagi pelaku kejahatan siber untuk meretas data Anda," ujar Ipda Maulidya.

Baca Juga: Tanpa Tembok, Tanpa Batas: Menelaah Arsitektur Pendopo Yang Membentuk Cara Mendengar dan Bermusik Orang Solo

Viralitas Bikin Ruang Privat Jadi Konsumsi Publik

Kasus ini kembali menunjukkan bagaimana konten pribadi bisa berubah menjadi konsumsi massal saat bocor ke internet. Sekali tersebar, jejak digital sangat sulit dihapus, sementara dampaknya dapat meluas ke ranah sosial maupun hukum.

Fenomena viral di media sosial juga mempercepat penyebaran informasi yang belum tentu benar, sehingga publik diminta lebih bijak dan tidak mudah terpancing judul sensasional.

Awas Bisa Jadi Incaran Polisi

Selain pembuat atau penyebar awal, siapa pun yang ikut menyebarluaskan konten serupa berpotensi ikut terseret proses hukum berdasarkan aturan UU ITE terkait distribusi muatan asusila.

Karena itu, masyarakat diimbau berhenti memburu link video Bandar Membara viral di X maupun Telegram. Rasa penasaran bisa berujung masalah hukum dan ancaman keamanan digital yang jauh lebih besar. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Bandar Membara #viral #video asusila #LINK