SOLOBALAPAN, NASIONAL — Jagat media sosial X dan Threads tengah dihebohkan oleh dugaan kasus penipuan investasi bodong yang menyeret nama Icha Putri Utami.
Oknum yang mengaku-ngaku sebagai mahasiswi Fakultas Kedokteran Kelas Khusus Internasional (FK KKI) Universitas Indonesia (UI) ini diduga membawa kabur uang senilai Rp88 juta.
Kasus ini mencuat setelah akun Threads @strawbery_2288 membagikan pengalamannya menjadi korban pada Minggu (26/4/2026).
Modus yang digunakan pelaku tergolong sangat rapi, mulai dari pemalsuan identitas akademik hingga pembangunan citra (branding) sebagai keluarga konglomerat.
Modus Operandi: Branding "High Class" dan Delegasi Luar Negeri
Korban bercerita bahwa perkenalan mereka bermula dari kegiatan delegasi mahasiswa di tiga negara. Dalam acara tersebut, Icha membranding dirinya sebagai mahasiswi elit FK KKI UI.
Tidak hanya itu, ia juga mengaku sebagai mahasiswi Central Queensland untuk memperkuat kesannya sebagai kalangan atas.
Selama program berlangsung, Icha sukses meyakinkan peserta lain bahwa ia berasal dari keluarga kaya dan berpengaruh di Indonesia. Citra ini sengaja dibangun untuk mendapatkan kepercayaan penuh dari orang-orang di sekitarnya.
Pinjam Rp88 Juta dan Pura-Pura Menjadi Ibu Sendiri
Setelah kegiatan berakhir, Icha mulai melancarkan aksinya dengan menghubungi korban.
Ia berdalih bisnis ibunya sedang mengalami kesulitan ekonomi dan meminjam uang sebesar Rp88 juta dengan janji akan dikembalikan dalam dua minggu.
Namun, saat jatuh tempo, pelaku mulai berkelit. Yang mengejutkan, saat korban mulai curiga, Icha berpura-pura menjadi ibunya melalui pesan singkat untuk meminta keringanan.
"Ternyata selama ini yang komunikasi dengan aku dan teman-teman lain mengaku sebagai bundanya Cica ini adalah DIRINYA SENDIRI," tulis korban dalam unggahannya.
Identitas Asli dan Status Mahasiswa UI
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, klaim Icha sebagai mahasiswi UI diduga kuat adalah kebohongan. Saat dicari dalam data resmi FK KKI UI, nama Icha Putri Utami tidak ditemukan.
Sebaliknya, penelusuran di laman PDDikti menunjukkan nama serupa terdaftar di Universitas Subang pada program studi Ilmu Administrasi Publik.
Meski demikian, belum ada bukti valid yang mengonfirmasi apakah data PDDikti tersebut merupakan orang yang sama dengan pelaku yang tengah viral.
Orang Tua Pelaku Juga Jadi Korban
Ironisnya, saat korban mencoba menghubungi orang tua asli Icha, terungkap bahwa orang tua pelaku pun turut dibohongi.
Icha diduga membohongi keluarganya sendiri dengan mengaku kuliah di FK KKI UI, padahal kenyataannya tidak demikian.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terduga pelaku maupun pihak kepolisian terkait laporan viral ini.
Para pengguna media sosial diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang melibatkan pencatutan nama institusi pendidikan ternama dan gaya hidup mewah yang mencurigakan.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo