Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Jalan Djuanda Tutup Total Demi Evakuasi, Ini Daftar 53 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL di Stasiun Bekasi Timur

Laila Zakiya • Selasa, 28 April 2026 | 11:56 WIB
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). ANTARA FOTO/Paramayuda/zk
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). ANTARA FOTO/Paramayuda/zk

 

SOLOBALAPAN.COM – Proses evakuasi kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus berlangsung.

Demi mempercepat penanganan korban serta pengangkutan rangkaian kereta yang rusak, polisi menutup sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi kejadian pada Selasa malam, 28 April 2026.

Penutupan dilakukan di Jalan Insinyur Djuanda, Bekasi Timur, dengan panjang jalur terdampak sekitar 500 meter. Arus kendaraan dialihkan agar ambulans dan petugas gabungan bisa leluasa keluar masuk area stasiun.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Parwoto, menjelaskan, "Untuk pengalihan arus lalu lintas dimulai dari depan Transpark Djuanda atau Taman Cut Mutia hingga ke Underpass Bulak Kapal," katanya, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, "Jalan Djuanda ini digunakan untuk ambulans dan kendaraan petugas dalam proses evakuasi di lokasi kejadian,".

Sementara kendaraan umum yang menuju arah Cikarang maupun pusat Kota Bekasi diminta menggunakan jalur alternatif.

"Seluruh kendaraan yang mengarah ke Cikarang ataupun ke Kota Bekasi bisa menggunakan jalur Kalimalang dan juga Jalan Sersan Aswan," jelasnya.

Baca Juga: Tragedi di Lokasi Syuting Live Action How To Train Your Dragon 2: Seorang Kru Kehilangan Jari Akibat Insiden Gergaji

Kronologi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL

Insiden nahas terjadi Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL Tokyo Metro 5568A tujuan Kampung Bandan–Cikarang yang sedang berhenti di emplasemen Stasiun Bekasi Timur.

Benturan keras menyebabkan gerbong belakang KRL ringsek parah. Jalur Bekasi–Cibitung yang dikenal sebagai salah satu lintas tersibuk pun lumpuh total.

Dugaan awal, kecelakaan dipicu insiden lain ketika KRL PLB 5181 relasi Cikarang–Angke menabrak taksi Green SM di perlintasan Jalan Ampera, Bekasi.

Gangguan itu diduga membuat rangkaian lain tertahan di jalur hingga akhirnya terjadi tabrakan susulan.

Pengamat transportasi publik bidang perkeretaapian Joni Martinus menyoroti sistem keselamatan jalur blok.

"Fakta bahwa KA Argo Bromo Anggrek dapat masuk hingga menabrak KRL di depannya, ini menjadi hal yang harus di dalami dan menjadi perhatian KNKT," ungkap Joni, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, "Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh seperti pembenahan dan peningkatan pembinaan SDM, penerapan prosedur operasional yang ketat, serta memastikan kehandalan sarana dan prasarana," sambungnya.

Baca Juga: Konflik Dibalik Peperangan pada Tari Anoman Rahwana

Kemenhub Dukung Investigasi KNKT

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga telah meninjau lokasi kejadian. Pemerintah menyatakan prihatin atas tabrakan yang melibatkan dua layanan kereta tersebut.

"Selain itu, Kemenhub juga mendukung langkah-langkah investigasi dari KNKT dan pihak terkait guna mendalami penyebab insiden tersebut," ucapnya.

Daftar 53 Korban yang Telah Teridentifikasi

RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi mencatat hingga Selasa (28/4), sebanyak 53 korban berhasil diidentifikasi. Tiga di antaranya meninggal dunia, sementara 50 lainnya mengalami luka-luka.

Korban Meninggal Dunia

1. Nuryati, perempuan, 62 tahun

2. Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun

3. Nurlaela, perempuan, 30 tahun

 

Korban Luka-Luka

1. Desvita, perempuan, 56 tahun

2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun

3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun

4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun

5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun

6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun

 

7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun

8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun

9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun

10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun

11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)

12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun

13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun

14. Yuliana, perempuan, 30 tahun

15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun

 

16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun

17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun

18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun

19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun

20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun

21. Nuryati, perempuan, 41 tahun

22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun

23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun

24. Anggita, perempuan, 36 tahun

 

25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun

26. Purwanti, perempuan, 54 tahun

27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun

28. A. Regita, perempuan, 29 tahun

29. Subandi, laki-laki, 42 tahun

30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun

31. Riki, laki-laki, 25 tahun

32. Alivia, perempuan, 25 tahun

33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun

 

34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun

35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun

36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun

37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun

38. Laili, laki-laki, 26 tahun

39. Rivan, laki-laki, 32 tahun

40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun

41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun

42. Suryati, perempuan, 51 tahun

 

43. Evi, perempuan, 52 tahun

44. Shofie, perempuan, 24 tahun

45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun

46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun

47. Despita, perempuan, 48 tahun

48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun

49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)

50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun

Baca Juga: Terungkap Sosok Ayah Kandung Syifa Hadju: Martinus Sudiryono, Nama yang Dibocorkan El Rumi di Hari Pernikahan

Korban Masih Bertambah?

PT KAI sebelumnya menyampaikan jumlah korban meninggal dunia mencapai lima orang, sementara masih ada korban yang sempat terjepit di rangkaian kereta.

"Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu 5. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar 3," ujar Dirut KAI Bobby Rasyidin kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).

"Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS," tambahnya.

Investigasi resmi kini masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.

Terbaru, korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL di Stasiun Bekasi Timur dikabarkan mencapai 14 orang meninggal dunia. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#KA Argo Bromo Anggrek #bekasi timur #viral #krl #kecelakaan