SOLOBALAPAN, YOGYAKARTA — Sebuah tempat penitipan anak atau daycare bernama Little Aresha tengah menjadi buah bibir negatif di berbagai platform media sosial.
Tempat ini mendadak viral setelah terungkapnya dugaan kekerasan ekstrem terhadap anak-anak yang dititipkan di sana.
Kasus ini mencuat ke publik setelah adanya unggahan dari akun X (Twitter) @irajenar pada Sabtu (25/4/2026), yang memperlihatkan foto-foto memprihatinkan.
Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang anak hanya mengenakan popok dengan kaki terikat. Modus pengikatan ini diduga dilakukan agar anak-anak tidak berjalan atau berlarian selama berada di bawah pengawasan para guru.
Baca Juga: Terungkap Sosok di Balik Yayasan Daycare Little Aresha, Ternyata Alumni Kampus Ternama
Fakta Penggerebekan oleh Polisi
Pihak kepolisian dikabarkan telah melakukan penggerebekan di lokasi daycare tersebut pada Jumat malam.
Berdasarkan informasi yang beredar, kekerasan yang dilakukan tidak hanya berupa pengikatan kaki dan tangan, tetapi juga tindakan tidak manusiawi lainnya.
"Jahat banget Daycare Little Arsha! Para guru di daycare mengikat kaki dan tangan anak-anak, ditelanjangi sampai pulang, mulut dibekap. Kasus ini baru terkuak semalam saat penggerebekan oleh polisi," tulis narasi dalam akun tersebut.
Daftar Harga Daycare Little Aresha
Di tengah hebohnya kasus ini, netizen juga menyoroti tarif yang dipatok oleh Little Aresha.
Banyak pihak yang menilai harga yang ditawarkan jauh di bawah standar rata-rata daycare di wilayah Yogyakarta, yang seharusnya menjadi sinyal waspada bagi para orang tua.
Berikut adalah rincian biaya yang sempat dibagikan oleh akun Threads @dwcaaapt:
-
Biaya Pendaftaran: Rp250.000
-
Biaya Pengembangan Sekolah: Rp500.000
-
SPP 5 Hari Seminggu (Senin-Jumat): Rp1.100.000
-
SPP 6 Hari Seminggu: Rp1.225.000
-
Daftar Ulang Tahunan: Rp500.000
Selain biaya tersebut, terdapat biaya tambahan sebesar Rp100.000 jika anak dititipkan hingga pukul 18.00 WIB.
Netizen mengungkapkan kecurigaan karena selain harganya yang sangat murah, pihak pengelola juga tidak menyediakan akses CCTV bagi orang tua untuk memantau kondisi anak secara real-time.
Peringatan bagi Orang Tua
Kasus Little Aresha menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih selektif dalam memilih tempat penitipan anak. Harga yang murah dan janji pelayanan manis tidak menjamin keamanan buah hati.
Sangat penting untuk memastikan adanya transparansi, seperti akses CCTV dan reputasi pengajar yang jelas.
Hingga saat ini, proses hukum terhadap pengelola dan pengajar yang terlibat masih terus berjalan di bawah penanganan kepolisian setempat.
Masyarakat diimbau untuk terus mengawal kasus ini agar para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo