Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Demo Kaltim 21 April: Ribuan Mahasiswa Kepung Gedung Karang Paci? Pimpinan DPRD Akhirnya Teken Kesepakatan Ini

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 21 April 2026 | 17:57 WIB
Foto Hafiz
Foto Hafiz

SOLOBALAPAN, SAMARINDA — Gelombang aksi massa besar-besaran mewarnai kawasan Gedung DPRD Kalimantan Timur (Karang Paci) pada Selasa (21/4/2026).

Massa yang diperkirakan mencapai 7.000 orang dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan untuk menyuarakan kritik tajam terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Terdapat tiga tuntutan utama yang diusung dalam aksi ini, yakni desakan audit menyeluruh terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim, penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta permintaan agar legislatif menjalankan fungsi pengawasan secara lebih tegas dan maksimal.

Ribuan Massa Memadati Dua Titik Vital

Penyebaran massa terbagi menjadi dua titik utama di Kota Samarinda. Sebanyak 3.000 orang memadati area depan Gedung DPRD Kaltim untuk melakukan orasi, sementara sekitar 4.000 massa lainnya bersiaga di kawasan Kantor Gubernur Kaltim.

Meskipun jumlah massa sangat besar, aksi yang berlangsung sejak pagi tersebut terpantau relatif tertib dan kondusif.

Baca Juga: Setelah Mobil Dinas, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Viral Lagi Renovasi Rumah Jabatan Senilai Rp25 Miliar, Wagub: Lumrah

Kehadiran massa di depan gerbang Karang Paci akhirnya membuahkan hasil. Meski Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud dilaporkan sedang tidak berada di tempat karena agenda di Magelang, para pengunjuk rasa tetap ditemui oleh jajaran pimpinan dewan lainnya yang berada di lokasi.

Penandatanganan Dokumen Kesepakatan

Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, bersama Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III, turun langsung menemui mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi mereka.

Setelah melalui proses audiensi yang cukup alot di depan gerbang, pimpinan dewan akhirnya menyatakan persetujuannya terhadap poin-poin tuntutan yang diajukan.

Sebagai bentuk komitmen nyata, para unsur pimpinan DPRD Kaltim tersebut langsung menandatangani dokumen kesepakatan tertulis di hadapan ribuan peserta aksi.

Hal ini dilakukan mahasiswa untuk memastikan bahwa tuntutan mereka tidak hanya didengar, tetapi juga mendapatkan pengawalan resmi dari jalur legislatif.

Setelah proses penandatanganan selesai, massa aksi sempat bergeser ke kawasan Islamic Center Samarinda untuk beristirahat dan melaksanakan ibadah.

Namun, semangat perjuangan belum usai, karena massa dijadwalkan kembali bergerak menuju Kantor Gubernur Kaltim guna melanjutkan orasi dan menuntut jawaban langsung dari pihak eksekutif terkait isu KKN dan audit kebijakan tersebut.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Demo 21 April #Demo Kaltim #dprd #mahasiswa