SOLOBALAPAN.COM - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video tak senonoh berdurasi 1 menit 18 detik yang terjadi di sebuah kedai dimsum di Solo.
Rekaman CCTV yang viral ini mengungkap aksi sepasang remaja yang diduga sengaja memanfaatkan area sepi untuk melakukan perbuatan tak pantas.
Peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan Veteran, Tipes, Kota Surakarta, dan langsung menjadi sorotan publik karena dilakukan di ruang publik serta terekam jelas oleh kamera pengawas.
Baca Juga: Atap UPVC Single Layer Ecoroof, Solusi Atap Untuk Bangunan Sejuk dan Tahan Lama
Berawal dari Kecurigaan Karyawan
Pemilik usaha, Muhammad Radya Bagaskoro, mengungkapkan bahwa kejadian ini pertama kali terdeteksi dari kecurigaan karyawannya.
“Awalnya karyawan saya curiga, tapi bingung mau melapor. Akhirnya dia memberanikan diri menghubungi saya dan meminta untuk mengecek rekaman CCTV,” kata Radya.
Setelah dilakukan pengecekan, terungkap bahwa pasangan tersebut memiliki tujuan lain saat datang ke lokasi, bukan sekadar makan.
“Mereka hanya pesan satu menu, bahkan makanannya diabaikan. Jadi memang niatnya bukan untuk makan, tapi melakukan hal tidak senonoh,” terangnya.
Baca Juga: Serabi Solo: Jajanan Legendaris dari Zaman Kerajaan hingga Melegenda di Notosuman
Sempat Geser CCTV Demi Blind Spot
Dari rekaman yang beredar, terlihat jelas bahwa pelaku pria sempat mencoba mengelabui kamera pengawas.
Namun, upaya tersebut gagal karena teknologi CCTV yang digunakan memiliki fitur pelacak gerakan otomatis.
“Yang mereka tidak tahu, kamera saya itu bergerak sendiri sesuai objek sensor. Jadi setelah diputar, kamera kembali mengarah ke lokasi tempat mereka duduk,” jelasnya.
Baca Juga: 14 Tahun EXO: “We Are One” yang Tetap Jadi Ikon K-Pop Sepanjang Masa
Aksi Dilakukan Berjam-jam di Lantai Dua
Berdasarkan rekaman, pasangan tersebut datang sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung menuju lantai dua yang relatif sepi.
Mereka kemudian melakukan aksi tidak senonoh selama berjam-jam, bahkan hingga sekitar pukul 14.30–15.30 WIB.
Dalam video yang viral, tampak pria tersebut melakukan tindakan tidak pantas terhadap perempuan yang diduga pacarnya.
Permintaan Maaf Dinilai Tidak Tulus
Setelah video menyebar luas, kedua pelaku diketahui sempat menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kedai.
Namun, pemilik usaha menilai permintaan tersebut tidak dilandasi penyesalan yang tulus.
Bahkan, salah satu pelaku menghubungi pihak kedai menggunakan akun kedua (second account) dan meminta agar video tidak disebarluaskan.
“Terkait dengan postingan tersebut dari kami mohon tolong untuk mboten di sebari luas di media mas/mba admin. Dari kami mohon maaf dan bener-bener maaf tidak melihat tempat melakukan tindakan yang kurang enak buat dilihat orang-orang mas/mba,” tulis sang pelaku dalam pesannya.
Baca Juga: Kini Hadir di Indonesia, Ini Kerennya Fitur Google Search Live yang Didukung AI Mode
Pemilik Usaha Kecewa Berat
Pemilik kedai mengaku sangat kecewa karena tempat usahanya yang menjadi sumber penghidupan justru digunakan untuk tindakan yang melanggar norma.
“Mas mbak, jujur minpai gak mau ikut campur masalah ini. Tapi tolong banget dong, jangan kotori tempat usaha kami, tempat dimana banyak orang mencari rezeki,” tulis caption resmi akun warung dimsum tersebut.
Ia juga menyoroti dampak yang bisa ditimbulkan terhadap usaha dan lingkungan sekitar.
“Saya tidak ada dendam dan masalah apapun, tapi saya kesal tempat usaha saya dinodai. Terlebih menurut kepercayaan saya ketika ada perilaku zina, tetangganya kena. Takutnya berimbas pada usaha kami,” lanjutnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya