Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

WADUH! Wanita di Malang Ngaku Dinikahi Sesama Jenis, Baru Ketahuan Sang 'Suami' Ternyata Perempuan saat Malam Pertama

Laila Zakiya • Rabu, 8 April 2026 | 20:41 WIB
Ilustrasi pernikahan. (Freepik)
Ilustrasi pernikahan. (Freepik)

 

SOLOBALAPAN.COM - Kasus mengejutkan datang dari Malang, Jawa Timur.

Seorang wanita berinisial IA (28) harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengetahui bahwa sosok yang dinikahinya ternyata bukan pria seperti yang selama ini ia yakini.

Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik karena tidak hanya menyangkut dugaan penipuan identitas, tetapi juga berpotensi mengarah pada tindak pidana yang lebih serius.

Baca Juga: Emas Antam Makin “Sultan”: Naik Rp 50 Ribu, Kini Nyaris Rp 3 Juta per Gram

Terbongkar Saat Malam Pertama

IA mengaku tidak memiliki kecurigaan sejak awal menjalin hubungan dengan sosok bernama Rey.

Ia bahkan menyebut perilaku pasangannya sangat meyakinkan layaknya seorang pria.

"Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli. Cara bicara sampai penampilannya benar-benar seperti pria," aku IA, seperti dilansir dari Detik.com.

Hubungan keduanya dimulai pada 14 Februari 2026 dan berjalan cukup cepat hingga akhirnya memutuskan menikah secara siri.

Namun, semuanya berubah drastis hanya sehari setelah pernikahan berlangsung pada 3 April 2026.

Fakta mengejutkan terungkap saat malam pertama.

IA yang syok langsung melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan kemudian membawa kasus ini ke jalur hukum.

Baca Juga: Serabi Solo: Jajanan Legendaris dari Zaman Kerajaan hingga Melegenda di Notosuman

Kejanggalan Sudah Terlihat Sejak Awal

Meski awalnya tidak curiga, beberapa hal sebenarnya sempat menimbulkan tanda tanya.

Salah satunya adalah tidak hadirnya keluarga Rey saat pernikahan.

Rey berdalih bahwa keluarganya sedang berduka, sehingga tidak bisa hadir dalam prosesi tersebut.

Tak hanya itu, IA juga diminta untuk membuat paspor dengan alasan akan diajak ke luar negeri untuk berobat.

"Korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja dengan dalih berobat. Ini yang membuat kita curiga, apalagi sekarang marak kasus seperti itu," aku pendamping IA, Eko.

Baca Juga: Menyusuri Bungker Kuno di Balai Kota Solo: Saksi Bisu Pertahanan Kolonial yang Kini Jadi Spot Instagramable

Diduga Mengarah ke TPPO

Pendamping korban, Eko NS, mencurigai bahwa kasus ini tidak sekadar penipuan identitas.

Ada kemungkinan motif lain yang lebih berbahaya.

"Kami juga khawatir ada indikasi lain, karena sebelum pernikahan, korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja dengan dalih berobat. Ini yang membuat kita curiga, apalagi sekarang marak kasus seperti itu," kata Eko saat ditemui di Polresta Malang Kota, Rabu (8/4/2026).

Pihak keluarga pun mendesak agar polisi tidak hanya berhenti pada dugaan pemalsuan dokumen, tetapi juga menyelidiki kemungkinan adanya jaringan perdagangan orang di balik kasus ini.

Laporan Resmi Sudah Diajukan

Saat ini, IA telah melaporkan Rey ke pihak kepolisian dengan tuduhan utama pemalsuan dokumen identitas yang digunakan saat pernikahan.

"Untuk saat ini kita melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi saudari IA," paparnya.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, memastikan bahwa laporan tersebut sudah diterima dan tengah diproses.

"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut untuk memastikan unsur-unsur pidana yang ada," kata AKP Rahmad Aji Prabowo.

Baca Juga: Ketahuan Sudah Punya Perut Besar padahal Baru Nikah 2 Bulan, Nasib Lindi Fitriyana yang Kini Dinikahi Virgoun Sama dengan Inara Rusli?

Kronologi Singkat Kasus

Publik Soroti Modus Baru

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap hubungan yang berjalan terlalu cepat tanpa latar belakang yang jelas.

Selain itu, dugaan keterkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang membuat kasus ini semakin serius dan membutuhkan penyelidikan mendalam.

Hingga kini, polisi masih mendalami berbagai kemungkinan motif di balik aksi Rey, termasuk apakah ada jaringan yang terlibat atau tidak. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#sesama jenis #tppo #penipuan #pernikahan #malang