Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Profil Ra Mamak, Kiai Muda Sumenep yang Resmi Persunting Inayah Wahid Putri Bungsu Gus Dur, Ternyata Putra Ulama Besar

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 6 April 2026 | 21:20 WIB
Ra Mamak, Kiai Muda Sumenep yang Resmi Persunting Inayah Wahid Putri Bungsu Gus Dur
Ra Mamak, Kiai Muda Sumenep yang Resmi Persunting Inayah Wahid Putri Bungsu Gus Dur

SOLOBALAPAN, SUMENEP - Sosok KH Shalahuddin A Warits atau yang akrab disapa Ra Mamak mendadak menjadi pusat perhatian publik.

Kiai muda asal Sumenep, Madura ini resmi mempersunting putri bungsu mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wahid.

Pernikahan keduanya digelar secara khidmat dan sederhana di Sumenep pada Minggu, 5 April 2026.

 Latar belakang Ra Mamak yang kental dengan tradisi pesantren namun berwawasan global menjadikannya sosok yang sangat serasi dengan keluarga besar Ciganjur.

Putra Ulama Kharismatik Madura

Ra Mamak lahir di Sumenep pada 16 April 1982. Ia merupakan putra dari ulama besar Madura, KH Warits Ilyas.

Tumbuh dalam lingkungan pesantren sejak kecil, Ra Mamak mewarisi tradisi keilmuan Islam yang kuat dan tanggung jawab besar dalam melanjutkan dakwah di masyarakat.

Baca Juga: Pamer Foto Pre-Wedding ala Solo Putri yang Memukau, Kapan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Bakal Menikah?

Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah

Dalam kiprahnya, Ra Mamak dikenal sebagai salah satu pengasuh di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep.

 Pesantren ini merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan paling berpengaruh di Pulau Madura.

Di sana, ia berperan aktif membina santri, mengajar kitab kuning, dan mengembangkan sistem pendidikan pesantren agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Aktif di Nahdlatul Ulama (NU) dan Politik

Sebagai bagian dari kaum sarungan, Ra Mamak tercatat aktif dalam kepengurusan Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat cabang Sumenep.

Tak hanya berhenti di urusan keagamaan, ia juga memiliki jiwa kepemimpinan publik yang kuat.

Hal ini terbukti saat namanya masuk dalam bursa calon Bupati Sumenep pada Pilkada 2020 silam, meskipun langkah tersebut tidak berlanjut hingga tahap akhir.

Kiai Poliglot: Kuasai Bahasa Arab hingga Prancis

Salah satu keunggulan Ra Mamak yang jarang dimiliki kiai muda pada umumnya adalah kemampuan linguistiknya. Ia dikenal sebagai seorang poliglot yang menguasai berbagai bahasa asing secara aktif, antara lain:

Kemampuan bahasa ini menjadi modal penting baginya dalam menjalankan dakwah di era modern dan menjalin komunikasi di tingkat global, selaras dengan semangat intelektualitas yang selama ini melekat pada keluarga Gus Dur.

Profil Tokoh: KH Shalahuddin A Warits (Ra Mamak)

Pernikahan Ra Mamak dengan Inayah Wahid ini tidak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara dua keluarga besar pejuang pendidikan dan demokrasi di Indonesia.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#Ra Mamak #Kiai Muda #Inayah Wahid Putri #gus dur #sumenep