SOLOBALAPAN, JAKARTA - Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) akhirnya merilis keterangan resmi terkait kondisi medis Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Aktivis kemanusiaan tersebut menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) pada Jumat (13/3/2026) dini hari.
Berdasarkan observasi tim medis, Andrie mengalami luka bakar serius yang tersebar di beberapa bagian tubuh serta gangguan penglihatan parah akibat trauma kimia.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di unit khusus guna memulihkan jaringan yang rusak akibat paparan zat asam tersebut.
Detail Luka Bakar dan Kerusakan Mata
Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menjelaskan bahwa Andrie Yunus tiba di IGD dengan kondisi luka bakar mencapai 20 persen dari luas tubuhnya.
Area yang terpapar meliputi wajah, leher, dada, punggung, hingga kedua lengan.
Pemeriksaan indikator pH mengonfirmasi bahwa cairan yang digunakan pelaku adalah zat kimia bersifat asam yang menyebabkan kerusakan jaringan seketika.
Dampak paling fatal terlihat pada mata kanan korban yang didiagnosis mengalami trauma kimia tingkat tiga pada fase akut.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Pastikan Foto Viral Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hasil Rekayasa AI
Kondisi ini menyebabkan kerusakan signifikan pada permukaan kornea dan penurunan tajam penglihatan yang sangat drastis. Tim medis pun harus bergerak cepat melakukan tindakan stabilisasi untuk menekan efek korosif dari zat kimia tersebut.
Tindakan Medis: Irigasi hingga Transplantasi Membran
Guna menyelamatkan fungsi penglihatan dan memulihkan luka bakar, tim medis multidisiplin RSCM telah melakukan serangkaian prosedur operatif.
Langkah awal yang diambil adalah proses irigasi atau pencucian area luka guna menormalkan kondisi jaringan dari sisa-sisa zat kimia.
Selain itu, tim dokter spesialis mata telah melakukan tindakan transplantasi membran amnion pada mata kanan Andrie.
Prosedur ini bertujuan untuk melindungi permukaan mata yang rusak serta merangsang pertumbuhan jaringan baru.
Berikut adalah ringkasan penanganan medis yang diberikan:
| Jenis Penanganan | Tujuan Tindakan |
| Irigasi Kimia | Menetralkan kadar asam dan membersihkan sisa zat kimia pada luka. |
| Transplantasi Membran Amnion | Melindungi kornea mata kanan dan mempercepat regenerasi sel. |
| Pembersihan Jaringan (Debridement) | Mengangkat jaringan kulit yang mati akibat luka bakar 20%. |
| Terapi HCU | Pemantauan intensif tekanan bola mata dan pemberian antibiotik dosis tinggi. |
Kondisi Terkini dan Perawatan Lanjutan
Saat ini, Andrie Yunus telah dipindahkan ke High Care Unit (HCU) luka bakar.
Meski secara umum kondisinya dinyatakan stabil dan tidak mengancam jiwa, ia masih memerlukan pengawasan ketat dari tim dokter bedah plastik rekonstruksi dan spesialis mata.
Terapi lanjutan akan terus diberikan, termasuk pemberian obat antiinflamasi dan vitamin untuk mendukung pemulihan fungsi penglihatan.
Pihak RSCM juga menyatakan adanya kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan di masa mendatang, tergantung pada perkembangan proses penyembuhan luka bakar pada kulit korban.
Profil Singkat Sosok Korban
Berikut adalah profil singkat aktivis yang menjadi korban penyerangan tersebut:
-
Nama Lengkap: Andrie Yunus
-
Jabatan: Wakil Koordinator KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan)
-
Waktu Kejadian: Jumat, 13 Maret 2026 (Sekitar pukul 00.00 WIB)
-
Lokasi Perawatan: RSCM (High Care Unit)
-
Status Medis: Trauma kimia mata kanan tingkat tiga dan luka bakar tubuh 20%.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo