SOLOBALAPAN.COM – Konflik di balik kesuksesan animasi islami Nussa Rara kini menjadi sorotan publik.
Nama Aditya Triantoro dan Annisa Hadiyanti ramai diperbincangkan setelah muncul berbagai tudingan terkait perselingkuhan hingga sengketa bisnis di perusahaan animasi yang mereka bangun bersama.
Di tengah berbagai tuduhan yang beredar, Aditya akhirnya memberikan penjelasan mengenai alasan Annisa tidak lagi berada dalam struktur perusahaan yang mengembangkan animasi populer tersebut.
Annisa Hadiyanti Bongkar Konflik Rumah Tangga
Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan pengakuan mengejutkan dari Annisa Hadiyanti, sosok mantan istri sekaligus co-founder animasi populer "Nussa Rara".
Annisa membongkar tabiat mantan suaminya, Aditya Triantoro, yang menjabat sebagai CEO The Little Giantz.
Ia mengungkap berbagai persoalan yang terjadi di balik layar kesuksesan animasi tersebut, termasuk dugaan perselingkuhan yang disebut terjadi selama beberapa tahun.
"Ternyata, sejak 2018-2022, ada deretan nama perempuan lain yang hadir bergantian. Kenapa saya diam selama bertahun-tahun? Bukan karena takut, tapi karena saya memikirkan nasib 100 orang lebih karyawan dan masa depan Nussa yang sedang di puncak," ungkap Annisa.
Selain itu, Annisa juga mengaku diceraikan pada tahun 2022.
"Di tahun 2022 saya justru diceraikan demi wanita pilihannya," akunya.
Mengaku Didepak dari Perusahaan yang Didirikan Bersama
Annisa juga menyinggung keputusan perusahaan yang membuatnya tidak lagi terlibat dalam proyek animasi yang ia rintis bersama mantan suaminya.
Ia menyebut tidak pernah mendapatkan penjelasan yang jelas terkait keputusan tersebut.
"Paling parah saya dikeluarkan dari perusahaan saya sendiri dengan alasan yang tidak jelas, itu tidak pernah kerja selama kurang lebih 7 tahun saya di perusahaan tersebut," sambungnya kemudian.
Menurutnya, keputusan tersebut terjadi tanpa ruang dialog terlebih dahulu.
"Namun bagi saya, semua itu tidak berlaku. Tidak ada peringatan, tidak ada ruang bicara. Saya langsung dihadapkan pada ketuk palu yang menghakimi," kata Annisa.
Aditya Triantoro Beri Penjelasan Soal Posisi Annisa
Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Aditya Triantoro akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusan perusahaan.
Hingga kini masyarakat belum benar-benar paham alasan Annisa Hidayanti didepak dari perusahaan animasi Nussa Rara.
Dilansir dari tayangan YouTube Podcast Curhat Bang Denny Sumargo, Aditya mengungkap alasan ia mendepak Annisa dari perusahaan lebih karena alasan profesionalisme.
Aditya menjelaskan bahwa dalam perusahaan, Annisa bukanlah founder seperti yang diklaim sebelumnya.
Dalam struktur organisasi The Little Giantz, Annisa menjabat sebagai komisaris dan tak ada keterlibatan dalam proses produksi.
“Di dalam struktur organisasi dia waktu itu memang sebatas komisaris, dan apakah terjun langsung ke dalam produksi dan kreasi Nussa, saya katakan tidak sama sekali,” kata Aditya, dikutip pada Jumat 13 Maret 2026.
Ia menyebut perusahaan membutuhkan orang-orang kreatif untuk mengembangkan proyek animasi tersebut.
"Seiring dengan waktu karena project masuk, saya menghadirkan orang-orang kompetensi untuk menggantikan dia,” ujarnya
Selain itu, Aditya juga menjelaskan bahwa Annisa sempat memiliki saham di perusahaan tersebut, namun kemudian ada kesepakatan terkait pelepasan kepemilikan tersebut.
“Kesepakatan sudah terjadi bahwa kamu melepaskan bagian dari saham kamu diberikan kepada orang-orang ini,” ujar Aditya.
Polemik Penjualan IP Nussa Rara
Di tengah konflik yang mencuat, muncul pula isu mengenai penjualan Intellectual Property (IP) animasi Nussa Rara.
Annisa mengaku mendengar kabar bahwa IP tersebut dialihkan ke rumah produksi lain dengan nilai yang sangat besar.
"Sebenarnya ada selentingan ya, yang saya dengar sih 4 juta US Dollar. Tapi saya sama sekali tidak dapat sepeser pun dari penjualan itu," tandas Annisa dengan nada pilu.
Beberapa tahun setelahnya, perusahaan yang didirikan Aditya itu gonjang-ganjing akibat Covid-19, hingga akhirnya ia memutuskan menjual Intellectual Property (IP) Nussa ke Visinema Pictures.
Konflik yang Menarik Perhatian Publik
Kasus ini memancing perhatian luas di media sosial karena melibatkan animasi anak yang memiliki pengaruh besar di Indonesia.
Banyak warganet ikut memberikan dukungan kepada Annisa yang mengaku masih memperjuangkan hak-haknya.
"Terima kasih untuk doa dan dukungannya ya, saya yakin Allah maha mendengar semua doa-doa orang yang terdzalimi. InsyaAllah di update lagi sampai kasus ini semua tuntas," katanya melanjutkan.
Hingga kini, konflik antara Aditya Triantoro dan Annisa Hadiyanti masih menjadi sorotan publik, terutama terkait persoalan kepemilikan IP dan posisi Annisa di perusahaan yang melahirkan animasi Nussa Rara. (lz)
Editor : Laila Zakiya