Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tak Kuat Digeruduk usai Ibunya Kena OTT KPK? Mehnaz Zea Ashraff Putri Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena Mental!

Laila Zakiya • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:51 WIB

Influencer Zea Ashraff yang merupakan putri Ashraff Abu dan Fadia Arafiq.
Influencer Zea Ashraff yang merupakan putri Ashraff Abu dan Fadia Arafiq.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terus memunculkan fakta-fakta baru.

Tak hanya menyeret sang bupati, sorotan publik kini juga tertuju pada anaknya, Mehnaz Nazeera Ashraff atau yang dikenal sebagai Zea Ashraff.

Nama Zea ramai diperbincangkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan aliran dana miliaran rupiah yang turut dinikmati oleh keluarga Fadia Arafiq.

Diduga Terima Aliran Dana Rp2,5 Miliar

Zea Ashraff diduga menerima aliran dana sebesar Rp 2,5 miliar dari perusahaan keluarga mereka, PT Raja Nusantara Berjaya (PT RNB).

Perusahaan tersebut menjadi pusat penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Kasus ini mencuat setelah Fadia Arafiq ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Data yang diungkap penyidik menunjukkan adanya aliran dana miliaran rupiah yang diduga dinikmati keluarga inti sang bupati.

Salah satunya adalah Mehnaz NA yang disebut menerima Rp2,5 miliar.

Uang tersebut berasal dari keuntungan perusahaan keluarga yang mendapatkan proyek pengadaan jasa outsourcing di berbagai instansi Pemkab Pekalongan.

PT RNB Kantongi Proyek Rp46 Miliar

Berdasarkan temuan penyidik, PT Raja Nusantara Berjaya menerima transaksi masuk sebesar Rp46 miliar dari kontrak dengan perangkat daerah di Pemkab Pekalongan sepanjang 2023 hingga 2026.

Namun dari jumlah tersebut, hanya Rp22 miliar yang digunakan untuk membayar gaji pegawai outsourcing.

Sisanya diduga dinikmati oleh keluarga inti Fadia Arafiq.

Rinciannya sebagai berikut:

Selain itu, penyidik juga menemukan penarikan tunai misterius sebesar Rp3 miliar yang masih ditelusuri.

Akun Instagram Diserbu Warganet

Setelah kabar tersebut mencuat, akun media sosial milik Zea Ashraff langsung diserbu komentar warganet.

Akun Instagramnya bahkan terpaksa menutup kolom komentar untuk menghindari banjir kritik.

Meski begitu, warganet tetap memberikan komentar di akun lain miliknya.

Beberapa komentar yang muncul antara lain:

@akmaall_f: "ada salam dari @official.kpk nih cantik"

@windo_anjarwiwoho: "dpt duit itu kerja"

@kurniaaaaaaff_: "Ciyeeee.... yg diem doank dapet 2,5M bagi dunk"

Reaksi tersebut menunjukkan bahwa kasus yang menyeret keluarga Fadia Arafiq masih menjadi perhatian besar publik.

Sosok Zea Ashraff di Dunia Hiburan

Di luar kontroversi tersebut, Mehnaz Nazeera Ashraff dikenal sebagai figur publik yang cukup aktif di dunia hiburan.

Ia berkarier sebagai aktris, presenter, sekaligus influencer.

Zea beberapa kali tampil sebagai pembawa acara televisi dan kerap memandu berbagai acara besar di wilayah Pekalongan.

Ia bahkan pernah menjadi MC pada perayaan HUT ke-403 Kabupaten Pekalongan yang juga dihadiri ibunya.

Selain aktif di dunia entertainment, Zea juga dikenal sering membagikan aktivitasnya di media sosial dengan gaya hidup yang cukup glamor.

Riwayat Pendidikan Mehnaz Ashraff

Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Mehnaz Nazeera Ashraff pernah tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang pada 13 September 2023.

Namun, ia kemudian mengundurkan diri dari program studi tersebut.

Selanjutnya, Zea melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro sejak 9 Agustus 2024.

Hingga saat ini, ia masih tercatat sebagai mahasiswi aktif.

Peran Perusahaan Keluarga

Kasus dugaan korupsi ini berawal dari pendirian PT Raja Nusantara Berjaya oleh Fadia Arafiq bersama suaminya.

Perusahaan tersebut bergerak di bidang penyediaan jasa dan aktif mengikuti pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Dalam struktur perusahaan, suami Fadia, Mukhtaruddin Ashraff Abu, menjabat sebagai komisaris.

Sementara anaknya, Muhammad Sabiq Ashraff, sempat menjabat sebagai direktur sebelum posisi tersebut digantikan oleh orang kepercayaan keluarga bernama Rul Bayatun.

Dalam praktiknya, perusahaan tersebut diduga mendapatkan banyak proyek pengadaan outsourcing di berbagai instansi pemerintah daerah.

Sepanjang 2025 saja, PT RNB disebut mengerjakan proyek outsourcing di 17 perangkat daerah, tiga rumah sakit daerah, dan satu kecamatan.

Dugaan Intervensi Proyek

Penyidik KPK juga menemukan dugaan adanya intervensi terhadap sejumlah kepala dinas agar memenangkan PT RNB dalam proyek pengadaan.

"Meskipun ada perusahaan lain yang mengajukan penawaran lebih rendah, para perangkat daerah diharuskan untuk memenangkan 'Perusahaan Ibu' sehingga hal itu juga berpotensi dapat menimbulkan kerugian keuangan negara," terang Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.

Pengelolaan dan distribusi uang dari proyek-proyek tersebut diduga diatur langsung oleh Fadia Arafiq melalui sebuah grup WhatsApp bernama “Belanja RSUD”.

“Setiap pengambilan uang untuk Bupati, staf selalu melaporkan, mendokumentasikan, dan mengirimkannya melalui WA Grup tersebut," tukasnya.

KPK Akan Periksa Keluarga Fadia

Meski dugaan aliran dana telah terungkap, KPK hingga kini baru menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Namun penyidik memastikan akan memanggil anggota keluarga yang diduga menerima aliran dana.

"Tentunya, penyidik akan melakukan pemanggilan kepada pihak suami dan anak, baik berkaitan dengan dugaan penerimaan aliran uang maupun pengelolaan PT RNB," ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (6/3).

Seiring perkembangan penyidikan, publik kini menanti apakah dugaan keterlibatan anggota keluarga lainnya, termasuk Zea Ashraff, akan berujung pada penetapan tersangka baru dalam kasus ini. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #bupati pekalongan #ott kpk #Mehnaz Zea Ashraff #Fadia Arafiq