SOLOBALAPAN.COM – Kepergian Anis Syarifah (41) dalam kecelakaan maut di Jalan Nasional Wates–Purworejo, Minggu (1/3/2026), menyisakan duka yang sangat mendalam.
Istri dari bos rokok HS, Muhammad Suryo, ini dikenal publik bukan hanya sebagai istri pengusaha sukses, tetapi juga sebagai sosok wanita yang bersahaja.
Berikut adalah profil dan sisi lain dari almarhumah Anis Syarifah yang berhasil dirangkum tim SOLOBALAPAN.COM.
Pilar Penting di Balik Surya Group
Anis Syarifah merupakan istri dari Muhammad Suryo, pendiri Surya Group yang menaungi merek rokok ternama HS.
Di mata kolega dan karyawan, almarhumah dianggap sebagai pilar penting yang selalu memberikan dukungan tanpa henti bagi perjalanan bisnis sang suami hingga mencapai puncak kesuksesan.
Sosok Ibu yang Berdedikasi
Almarhumah bukan berasal dari keluarga sembarangan. Ia merupakan menantu dari H. Sumarno, mantan Wakil Bupati Bengkulu Utara.
Meski berada di lingkaran keluarga pejabat dan pengusaha, Anis dikenal sebagai pribadi yang sangat sederhana dan hangat kepada lingkungan sekitarnya.
Di tengah kesibukan mendampingi suami, wanita berusia 41 tahun ini sukses menjalankan perannya sebagai ibu.
Dari pernikahannya dengan Muhammad Suryo, almarhumah dikaruniai dua orang putra, yakni Abimanyu Geo Moris dan Axel Bumi Radif.
Kental dengan Nilai Keagamaan dan Sosial
Berdasarkan informasi yang beredar, Anis Syarifah menganut kepercayaan agama Islam.
Gelar "Hj" yang disandangnya mencerminkan ketaatannya sebagai seorang Muslimah.
Semasa hidup, Anis sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Ia kerap melibatkan keluarga serta warga sekitar dalam aksi-aksi kemanusiaan yang sering dibagikannya melalui media sosial pribadinya.
Akhir Perjalanan yang Tragis
Anis Syarifah mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian (TKP) setelah moge Harley Davidson yang dikendarai suaminya terlibat kecelakaan dengan pengendara Yamaha Jupiter MX di Dusun Palihan, Temon, Kulon Progo.
Kepergiannya di usia yang masih produktif menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Surya Group dan masyarakat yang mengenal kebaikannya. (dam)
Editor : Damianus Bram