SOLOBALAPAN.COM – Di tengah suasana duka mendalam usai kehilangan sang istri, Hj. Anis Syarifah (41), pemilik pabrik rokok HS, H. Muhammad Suryo, menunjukkan sikap ksatria.
Meski dirinya masih terbaring di rumah sakit, Suryo secara resmi menyampaikan permohonan maaf dan memberikan bantuan luar biasa kepada keluarga Abdullah, pengendara Jupiter MX yang terlibat kecelakaan dengannya.
Pertemuan antara perwakilan keluarga Suryo dan keluarga korban di RSUD Wates pada Rabu (3/3/2026) berlangsung penuh isak tangis dan rasa kekeluargaan.
Minta Maaf Lewat Video Call di Ruang Perawatan
Karena masih dalam masa pemulihan pasca-operasi di RS JIH Jogja, Muhammad Suryo menyapa keluarga Abdullah melalui sambungan video call.
Dengan suara lirih, ia menyampaikan belasungkawa dan harapan agar hubungan kedua keluarga tetap terjalin baik.
“Saya ikut belasungkawa ya Mas. Dan mohon istri saya dimaafkan. Kita menjalin kekeluargaan, silaturahmi jangan sampai putus sampai kapan pun,” ujar Suryo dalam rekaman video yang beredar.
Beri Beasiswa Kuliah hingga Motor Baru
Sebagai bentuk tanggung jawab nyata, CEO Surya Group ini berkomitmen memberikan bantuan jangka panjang bagi para korban.
Bos Rokok HS ini bakal Menanggung seluruh biaya perawatan Abdullah dan anaknya, Defa, di RSUD Wates.
Tak hanya itu saja, Muhammad Suryo juga bakal memberikan santunan biaya hidup selama masa pemulihan korban.
Kemudian, ia juga akan memberikan beasiswa pendidikan bagi Defa (anak korban) hingga jenjang Perguruan Tinggi.
Yang terakhir adalah pemberian ganti rugi kendaraan, dimana akan mengganti motor Yamaha Jupiter MX milik korban dengan unit motor baru.
Kondisi Korban Terkini
Anak Abdullah, Defa, diketahui mengalami patah kaki kanan terbuka dan telah sukses menjalani operasi.
Sementara itu, istri Abdullah pun tak kuasa menahan haru atas kebesaran hati keluarga Suryo.
Ia juga meminta maaf atas segala kekhilafan suaminya di jalan raya.
Update Kondisi Muhammad Suryo
Hingga Rabu sore, Muhammad Suryo masih berada dalam pengawasan ketat tim medis RS JIH Jogja.
Setelah melewati masa kritis akibat kecelakaan maut di Jalan Nasional Purworejo-Wates pada Minggu (1/3/2026) lalu, fokus utama saat ini adalah pemulihan fisik dan psikis pasca-trauma.
Langkah persuasif dan kekeluargaan yang diambil oleh Bos Rokok HS ini menuai simpati dari banyak pihak, mengingat musibah ini telah memberikan luka mendalam bagi kedua belah pihak. (dam)
Editor : Damianus Bram