Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Intip Isi Kantong Fadia Arafiq: Bupati Pekalongan yang Kena OTT KPK Punya Harta Rp86 Miliar, Ini Rinciannya!

Damianus Bram • Selasa, 3 Maret 2026 | 11:21 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi Wakil Bupati Sukirman pada kegiatan penyaluran bansos di Pekalongan, belum lama ini.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi Wakil Bupati Sukirman pada kegiatan penyaluran bansos di Pekalongan, belum lama ini.

SOLOBALAPAN.COM – Penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/3/2026) langsung memicu rasa penasaran publik terkait pundi-pundi kekayaannya.

Sebagai putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq, Fadia ternyata memiliki kekayaan yang sangat fantastis.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 30 Maret 2025, total kekayaan bersih Fadia mencapai Rp85,6 miliar.

Juragan Tanah di Berbagai Wilayah

Mayoritas kekayaan Fadia bersumber dari aset tidak bergerak. Ia tercatat sebagai "juragan tanah" dengan kepemilikan 26 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di lokasi-lokasi strategis seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bogor, Semarang, Depok, Pekalongan, hingga ke Pulau Dewata, Badung, Bali.

Total nilai aset tanah dan bangunan miliknya mencapai angka mencengangkan, yakni Rp74,2 miliar.

Salah satu aset termahalnya adalah tanah seluas 550 m² di Bogor yang bernilai Rp10 miliar.

Koleksi Kendaraan dan Kas Miliaran

Meski hartanya tembus puluhan miliar, koleksi kendaraan Fadia tergolong ringkas namun mewah. Ia memiliki:

Selain itu, Fadia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp3 miliar serta simpanan kas dan setara kas sebesar Rp10,3 miliar. Meski kaya raya, ia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp3,2 miliar.

Update Pasca-OTT KPK

Kini, aset-aset melimpah tersebut seolah kontras dengan statusnya yang sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

"Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, salah satunya bupati," tegas juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (3/3/2026).

Hingga saat ini, tim penyidik masih mendalami konstruksi perkara korupsi yang menjerat sang bupati.

Jika terbukti ada aliran dana hasil korupsi yang masuk ke aset-aset tersebut, bukan tidak mungkin deretan tanah dan bangunan milik Fadia akan disita oleh negara. (dam)

Berikut rincian kekayaan Fadia Arafiq dilansir dari laman resmi LHKPN:

A. Bidang Tanah dan bangunan Rp 74.290.000.000

  1. Tanah seluas 2720 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 2,04 miliar.
  2. Tanah dan bangunan seluas 90 m2/55 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 1,5 miliar.
  3. Tanah dan bangunan seluas 180 m2/162 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 3,5 miliar.
  4. Tanah dan bangunan seluas 2,25 m2/2,25 m2 di Kabupaten/Kota Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp 2,4 miliar.
  5. Tanah dan bangunan seluas 2,84 m2/2,84 m2 di Kabupaten/Kota Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp 3,8 miliar.
  6. Tanah dan bangunan seluas 800 m2/500 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 5 miliar.
  7. Tanah dan bangunan seluas 489 m2/200 m2 di Kabupaten/Kota Semarang, hasil sendiri Rp 7 miliar.
  8. Tanah seluas 200 m2 di kab/kota Badung, hasil sendiri Rp 3,5 miliar.
  9. Tanah dan bangunan seluas 100 m2/100 m2 di Kabupaten/Kota Jakarta Timur, hasil sendiri Rp 5 miliar.
  10. Tanah seluas 550 m2 di Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri Rp 10 miliar.
  11. Tanah dan bangunan seluas 209 m2/209 m2 di Kabupaten/Kota Depok, hasil sendiri Rp 3,5 miliar.
  12. Tanah dan bangunan seluas 1613 m2/800 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 3,5 miliar.
  13. Tanah dan bangunan seluas 310 m2/300 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 5 miliar.
  14. Tanah seluas 1298 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 2,5 miliar.
  15. Tanah seluas 740 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 1 miliar.
  16. Tanah seluas 1900 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 1,9 miliar.
  17. Tanah seluas 1900 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 1,9 miliar.
  18. Tanah seluas 1420 m2 di Kabupaten/Kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 3,55 miliar.
  19. Tanah seluas 599 m2 di kab/kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 2,5 miliar.
  20. Tanah seluas 7330 m2 di kab/kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 2,5 miliar.
  21. Tanah dan Bangunan seluas 200 m2/150 m2 di kab/kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 500 juta.
  22. Bangunan seluas 100 m2/ 270 m2 di kab/kota Pekalongan, hasil sendiri Rp 350 juta.
  23. Tanah seluas 121 m2 di kab/kota Bogor, hasil sendiri Rp 325 juta.
  24. Tanah seluas 76 m2 di kab/kota Bogor, hasil sendiri Rp 700 juta.
  25. Tanah dan bangunan seluas 76 m2/120 m2 di kab/kota Bogor, hasil sendiri Rp 700 juta.
  26. Tanah seluas 10 m2 di kab/kota Bogor, hasil sendiri Rp 125 juta.

B. Alat transportasi dan mesin Rp 1,18 miliar.

C. Harta bergerak lainnya Rp 3,02 miliar.

D. Surat berharga Rp -

E. Kas dan setara kas Rp 10.333.500.000

F. Harta lainnya Rp. -

Sub total Rp 88.823.500.000

III. Hutang Rp 3,2 miliar.

IV. Total harta kekayaan (II-III) Rp 85.623.500.000

Editor : Damianus Bram
#bupati pekalongan #ott kpk #harta #lhkpn #bupati pekalongan ditangkap kpk #kekayaan #Fadia Arafiq