SOLOBALAPAN.COM - Kecelakaan lalu lintas maut melibatkan motor gede (moge) kembali menghebohkan publik.
Insiden ini terjadi di Perempatan Mlangsen, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Minggu (1/3/2026) sore.
Peristiwa tersebut menyeret nama bos rokok HS yang mengendarai moge Harley Davidson dan berujung satu korban meninggal dunia.
Kronologi Kecelakaan di Perempatan Mlangsen
Menurut keterangan saksi mata bernama Laila, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat itu, rombongan moge yang berisi belasan kendaraan melaju di Jalan Wates–Purworejo dari arah timur menuju barat.
Di saat bersamaan, sebuah motor bebek jenis Jupiter MX yang ditumpangi dua orang hendak menyeberang dari sisi selatan ke utara.
"Motor yang menyeberang sudah sampai tengah, Harleynya kelihatan bingung ngambil kanan atau kiri," kata Laila, saat ditemui awak media, dilansir dari Radar Jogja pada Minggu (1/3/2026).
Laila menjelaskan, rombongan moge melaju cukup kencang dan dipimpin oleh satu kendaraan.
Rombongan sempat memberikan isyarat klakson ke arah pengendara yang menyeberang, namun upaya tersebut terlambat karena posisi Jupiter MX sudah berada di tengah perempatan.
"Langsung bress gitu, kalau saya lihat tanpa ada pengereman," bebernya.
Benturan keras tak terhindarkan. Kecepatan tinggi membuat moge dan Jupiter MX terpental.
Motor gede beserta pengendara dan penumpangnya masuk ke saluran irigasi, begitu pula motor bebek yang terlibat kecelakaan.
Kesaksian Lain Ungkap Detik-detik Tabrakan
Kesaksian serupa disampaikan Pratman, saksi mata lain di lokasi kejadian.
Ia mengungkapkan bahwa moge diduga mencoba menyalip kendaraan di depannya.
"Tadi Harley-nya mau nyalip kendaraan di depannya (ambil kanan). Korban (Jupiter MX) dari selatan mau nyeberang, langsung ketabrak. Tadi anak kecilnya (penumpang Jupiter MX) langsung terlempar ke selokan. Pengendara dan pembonceng Harley-ny juga terlempar ke saluran irigasi," terangnya.
Dalam insiden tersebut, motor Harley Davidson disebut menggunakan pelat nomor Z 5050 MRS dan terseret sejauh kurang lebih 20 meter akibat benturan.
Identitas Korban dan Kondisi Terakhir
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengendara moge merupakan Muhammad Suryo, yang dikenal sebagai bos rokok HS. Saat kejadian, ia berboncengan dengan istrinya.
Korban perempuan, yang merupakan istri Suryo, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Rizki Amalia Temon.
Jenazah kemudian dipindahkan menggunakan ambulans dari RS JIH sekitar pukul 20.42 WIB setelah disucikan di Rumah Sakit Rizki Amalia Temon oleh Yayasan Bunga Selasih.
Sementara itu, Suryo sempat mendapat perawatan di RSUD Wates sebelum akhirnya dirujuk ke RS JIH dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.
Dua korban lain, yakni pengendara dan penumpang Jupiter MX yang merupakan ayah dan anak, juga mendapatkan perawatan di RSUD Wates.
Hingga saat ini, pihak Polres Kulon Progo masih melakukan penanganan dan pendalaman kasus.
Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Kristiyono menyampaikan bahwa proses penanganan korban masih berlangsung.
Sekilas Tentang Rokok HS
Nama rokok HS ikut menjadi sorotan publik seiring dengan kecelakaan ini.
Rokok HS diketahui diproduksi oleh PT Gisara Tantra Berkarya yang berada di bawah naungan Surya Group Holding Company.
Rokok HS dikenal dengan slogan HS Berani Kita Beda dan memiliki sejumlah varian, mulai dari Slim, Mild, hingga Filter.
Produk ini cukup dikenal karena mengusung semangat berbeda dan berani dalam berkreativitas.
Kasus kecelakaan ini masih terus diselidiki aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti serta rangkaian peristiwa yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. (lz)
Editor : Laila Zakiya