Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Layaknya Film Action dengan Drama Pengejaran di Laut Lepas! Bareskrim Tembak Kaki Gembong Narkoba Ko Erwin Sebelum Kabur ke Malaysia

Damianus Bram • Jumat, 27 Februari 2026 | 14:34 WIB

Bandar narkoba Ko Erwin diamankan oleh polisi dalam penangkapan pada Kamis (26/2/2026).
Bandar narkoba Ko Erwin diamankan oleh polisi dalam penangkapan pada Kamis (26/2/2026).

SOLOBALAPAN.COM – Pelarian gembong narkoba kelas kakap, Erwin Iskandar alias Ko Erwin, berakhir dramatis di tengah laut.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri berhasil meringkus buron berkepala plontos ini pada Kamis (26/2/2026) sesaat sebelum ia menyeberang secara ilegal ke Malaysia.

Penangkapan ini tidak berjalan mulus; polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki sang bandar karena mencoba melawan saat aksi kejar-kejaran di perairan Tanjung Balai.

Bermula dari Nyanyian Jaringan di Bima Kota

Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa nama Erwin muncul setelah pengembangan kasus narkotika di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain berperan sebagai bandar, Erwin diduga kuat mengalirkan dana besar kepada sejumlah oknum polisi di Bima Kota untuk "uang keamanan".

”Uang tersebut diduga bertujuan memberikan perlindungan sehingga peredaran narkotika dapat berjalan tanpa hambatan di wilayah Bima Kota,” tegas Brigjen Eko, dikutip dari JawaPos.com, Jumat (27/2/2026).

Drama Pelarian Lewat Jalur Tikus

Menyadari gerak-geriknya terendus, Erwin berusaha kabur ke luar negeri.

Ia dibantu oleh sejumlah kaki tangan, mulai dari Akhsan Al Fadhli sebagai fasilitator pergerakan, hingga Rusdianto alias Kumis yang menyiapkan kapal tradisional.

Berdasarkan penyelidikan, pelarian Erwin dikendalikan oleh sosok misterius berjuluk "The Docter".

Erwin sempat diantarkan ke wilayah Tanjung Balai dan membayar Rp 7 juta kepada penyedia kapal demi bisa menyeberang ke Malaysia lewat jalur ilegal.

Aksi Kejar-kejaran di Laut Lepas

Tim gabungan di bawah pimpinan Kombes Handik Zusen langsung melakukan pengejaran begitu mengetahui kapal Erwin telah berlayar. Kejar-kejaran sengit terjadi di wilayah perairan menuju Malaysia.

Polisi akhirnya berhasil mencegat kapal tradisional tersebut tepat sebelum memasuki wilayah perairan internasional.

Karena Erwin berusaha memberikan perlawanan untuk lolos, tim di lapangan terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas di bagian kaki.

Pembersihan Internal Polri

Kasus ini juga menjadi pintu masuk bagi Polri untuk membersihkan oknum-oknum yang diduga menerima suap dari Erwin.

Kini, Ko Erwin telah dibawa ke markas Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan intensif guna membongkar jaringan "The Docter" dan siapa saja oknum yang selama ini melindunginya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#bareskrim polri #gembong narkoba #kronologi penangkapan #Ko Erwin