Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Buntut Istrinya Pamer Anak Jadi WNA, Arya Iwantoro Kini Bulan-bulanan! Mertua Dwi Sasetyaningtyas Ketahuan Pernah Dipanggil KPK?

Laila Zakiya • Senin, 23 Februari 2026 | 10:24 WIB

Dwi Sasetyaningtyas dan keluarga Arya Iwantoro.
Dwi Sasetyaningtyas dan keluarga Arya Iwantoro.

SOLOBALAPAN.COM - Sosok Arya Iwantoro mendadak menjadi sasaran sorotan publik setelah unggahan istrinya, Dwi Sasetyaningtyas, viral karena memamerkan paspor asing anaknya.

Konten tersebut memantik kemarahan warganet dan berbuntut panjang hingga menyeret persoalan beasiswa negara, nasionalisme, dan latar belakang keluarga.

LPDP Turun Tangan Panggil Arya Iwantoro

Polemik ini membuat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melakukan pendalaman internal terhadap Arya Iwantoro yang juga tercatat sebagai awardee.

"Yang bersangkutan (AP) diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi," ungkap LPDP akun resminya @lpdp_ri melalui fitur Stories, Sabtu (21/2/2026).

LPDP menyebut proses klarifikasi masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya sanksi berat jika terbukti melanggar aturan.

"LPDP berkomitmen untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh penerima penghargaan dan alumni, serta terus menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia," sambungnya.

LPDP juga menyesalkan kegaduhan yang muncul di ruang publik akibat unggahan sang istri.

"LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial," tukasnya kemudian.

Konten Anak WNA Jadi Pemicu Amarah Publik

Kontroversi bermula dari unggahan Dwi Sasetyaningtyas yang menyebut anaknya resmi menjadi Warga Negara Inggris.

"Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA," kata Tyas dalam videonya yang kini sudah tiada.

Pernyataan tersebut dinilai tidak sensitif, mengingat latar belakang Dwi dan suaminya sebagai penerima beasiswa negara.

Publik pun mempertanyakan komitmen kebangsaan awardee LPDP.

Profil Arya Iwantoro: Akademisi Berkarier di Inggris

Arya Iwantoro merupakan lulusan Teknik Kelautan Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2013.

Ia melanjutkan pendidikan Master of Science dan PhD di Utrecht University dengan fokus kajian dinamika pesisir dan delta.

Pasca lulus doktoral pada 2022, Arya justru menetap dan berkarier di Inggris sebagai akademisi.

Ia tercatat pernah menjadi peneliti postdoctoral di University of Exeter dan kini menjabat sebagai Senior Research Consultant di University of Plymouth sejak 2025.

Fakta inilah yang membuat publik mempertanyakan kewajiban pengabdian LPDP yang dikenal dengan skema 2N+1.

Mertua Dwi Sasetyaningtyas Ikut Disorot, Pernah Dipanggil KPK?

Tak berhenti pada Arya, warganet kemudian menguliti latar belakang keluarganya.

Nama Syukur Iwantoro, ayah Arya, ikut mencuat ke publik.

The plot thickens. Mba Sasetyaningtyas bilang dia dan suami itu dulu hidup susah dulu. Tapi jengjengjeng kenapa pas gue deep dive gue nemu kalo ternyata mertua alias bokap suaminya itu pejabat tinggi kementerian ya?cmana langganan KPK lagi.” beber akun @birkindust_di Threads.

Syukur Iwantoro diketahui pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian RI, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Kepala Badan Karantina Pertanian.

Dalam catatan e-LHKPN 2018 yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi, kekayaannya tercatat mencapai Rp3,093 miliar.

Fakta ini memicu perdebatan karena dianggap bertolak belakang dengan narasi “hidup susah” yang sebelumnya disampaikan Dwi Sasetyaningtyas.

LPDP Tegaskan Posisi: Dwi Lulus, Arya Masih Didalami

LPDP memastikan bahwa Dwi Sasetyaningtyas telah menyelesaikan studi dan masa pengabdian sehingga tidak lagi memiliki ikatan hukum.

"Saudari DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan," ungkap LPDP memastikan.

Namun berbeda dengan sang istri, LPDP kini fokus pada klarifikasi Arya Iwantoro.

"LPDP tengah melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi," sambungnya.

Jika terbukti belum memenuhi kewajiban kontribusi, Arya berpotensi diwajibkan mengembalikan seluruh dana beasiswa yang diterimanya.

Dwi Sasetyaningtyas Akhirnya Minta Maaf

Di tengah tekanan publik, Dwi Sasetyaningtyas akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka.

"Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat “cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan”, dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi saya sebagai Warga Negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang saya rasakan.

Namun, saya menyadari bahwa kekecewaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai perasaan banyak orang, terlebih berkaitan dengan identitas kebangsaan yang kita junjung bersama.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia.

Untuk itu, saya mengakui kesalahan saya dalam pemilihan kata dan menyampaikannya di ruang publik. Apa pun latar belakang emosi yang melatarinya, dampak dari pernyataan tersebut tetap menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya.

Melalui pernyataan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti serta atas kegaduhan yang terjadi.

Saya sangat menghargai setiap kritik dan masukan yang telah disampaikan secara baik dan konstruktif, sebagai pembelajaran untuk terus memperbaiki diri, termasuk belajar berkomunikasi dengan lebih bijaksana, lebih jernih, dan lebih berempati dalam menyampaikan pandangan di ruang publik.

Saya mencintai Indonesia, dengan segala harapan dan tantangannya, dan semoga saya tetap bisa terus berkontribusi untuk Indonesia hari ini dan di masa depan.

Semoga di bulan suci Ramadan ini, kita bisa saling menata hati, memperbaiki diri, dan fokus menjalankan ibadah sepenuh hati". (lz)

Editor : Laila Zakiya
#lpdp #Ayah Mertua #Dwi Sasetyaningtyas #wni #Arya Iwantoro #wna