Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kenapa Permintaan Maaf Dwi Sasetyaningtyas Dikuliti? Eks Penerima LPDP Dinilai Tak Tulus usai Minta Maaf Anaknya Jadi WNA, Sosok Ayahnya Kini Disorot

Laila Zakiya • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:59 WIB

 

Dwi Sasetyaningtyas.
Dwi Sasetyaningtyas.

SOLOBALAPAN.COM - Permintaan maaf Dwi Sasetyaningtyas tak serta-merta meredam polemik. Alih-alih mereda, kritik justru makin tajam.

Warganet menilai klarifikasi eks penerima Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) itu belum menyentuh akar persoalan yang selama ini dipertanyakan publik.

Polemik bermula dari pernyataan Tyas yang menyebut lebih memilih anaknya berstatus Warga Negara Asing (WNA) Inggris.

Ucapan tersebut menuai kecaman luas karena dianggap merendahkan identitas WNI, terlebih mengingat latar belakang Tyas sebagai penerima beasiswa negara.

Isi Permintaan Maaf yang Dipersoalkan

Pada 20 Februari 2026, Tyas akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengakui ucapannya lahir dari emosi pribadi.

"Pernyataan tersebut lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah, dan frustasi pribadi saya sebagai Warga Negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang saya rasakan. Namun, saya menyadari bahwa kekecewaan tersebut tidak sepenuhnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai perasaan banyak orang, terlebih berkaitan dengan identitas kebangsaan yang kita junjung bersama," kata Tyas, dikutip SoloBalapan.com pada Jumat (20/2/2026).

Namun, permintaan maaf ini justru dianggap belum tuntas.

Sejumlah pengguna Threads menilai Tyas hanya meminta maaf pada satu aspek, tanpa menjawab isu-isu lain yang lebih substansial.

Dinilai Tak Tulus, Warganet Bongkar Narasi Lama

Kritik menguat setelah akun @aprina membawa permintaan maaf tersebut ke Threads.

Publik menyoroti adanya dugaan inkonsistensi cerita Tyas soal latar belakang keluarganya.

Sebelumnya, Tyas sempat mengaku berasal dari keluarga sederhana.

Namun, fakta-fakta lama kembali diungkit warganet dan memunculkan tudingan kebohongan.

"Kecewa? Kuliah dibiayain negara habis milyaran kok bilang kecewa kocak. Kirain beneran tulus minta maaf ternyata masih sibuk membela diri," komentar akun @k1m_dianlee.

Sorotan makin tajam ketika warganet mengaitkan permintaan maaf tersebut dengan latar belakang keluarga Tyas dan suaminya.

"Permintaan maaf yang tidak tulus, cuma minta maaf untuk 'kesalahan' di urusan menghina WNI. Bagaimana dengan kebohongan si Mbak Sasetyaningtyas mengaku latar belakang dia + suami keluarga miskin padahal ayahnya pekerja profesional bahkan mertuanya ex Sekjen Kementerian dan sekarang pejabat industri gula? Permintaan maafnya bilang karena lelah kondisi Indonesia. Lelah karena banyak korupsi? Lah papa mertua termasuk yang beberapa kali dpanggil KPK bukan?," sambung @sabdapilon.

Publik Minta Klarifikasi, Bukan Sekadar Maaf

Tak sedikit warganet yang menyebut permintaan maaf Tyas terasa defensif karena belum disertai klarifikasi menyeluruh, terutama terkait kewajiban pascastudi LPDP dan latar belakang keluarga.

"Selain minta maaf sebenarnya gue butuh klarifikasi suaminya si, 1. Apakah dia balik setelah selesai S3-nya karena dilihat waktunya ya kemungkinan enggak, 2. Apakah dia orang miskin yang dibilang istrinya tapi bapaknya pejabat kementerian. Karena menurut gue enak mereka nguras duit pajak WNI sekeluarga. Gue yang sebagai kaum kelas menengh yang apa-apa dipajakin, gak dikasih bantuan, BPJS wajib kelas 1 kalau karyawan jujur gak adil banget. Merek abisa begini sebenarnya ya karena sistemnya bobrok juga si," tambah netizen lainnya.

Nada serupa juga disampaikan akun lain yang menilai Tyas tidak bersyukur atas fasilitas negara yang pernah diterimanya.

"Yang gak abis fikir dia kecewa apa dibuat negara ini? Suami istri dibayai sekolah oleh negara ini, mertuanya mantan Sekjen tau sendiri gaji dan fasilitas yang didapat. Ini sih orang yang gak tahu bersyukur," sambung lainnya.

Sosok Ayah Tyas Ikut Jadi Sorotan

Tak hanya suami dan mertua, ayah kandung Tyas kini ikut disorot. Pernyataan lama Tyas soal pekerjaan sang ayah kembali viral di Threads.

Sebelumnya, Tyas mengaku berasal dari keluarga sederhana. Namun dalam wawancara terdahulu, ia menyebut ayahnya memiliki posisi profesional.

"Dan papa saya adalah seorang Financial Manager, apa-apanya dihitung," kata Tyas.

Ia bahkan menceritakan bagaimana latar belakang ayahnya memengaruhi kehidupannya sejak sekolah.

"Kalau lagi kumpul-kumpul biasa, suka ditanya, SMP mau masuk ke mana dan seterusnya. Pas saya bilang masuk ITB saja, saya harus "jualan" ke mereka, kenapa saya pilih ITB," tukasnya.

Utas ini pun menuai komentar sinis dari warganet.

"Anak financial manager ngaku miskin,tak cubit yaaaaaa." komentar warganet.

Hingga kini, permintaan maaf Dwi Sasetyaningtyas masih terus dikuliti. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #lpdp #permintaan maaf #Dwi Sasetyaningtyas #wni #wna