Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tak Mau Jadi Kacang Lupa Kulit, Dwi Sasetyaningtyas Eks Penerima LPDP Minta Maaf usai Pamer Konten Anak Jadi WNA

Laila Zakiya • Jumat, 20 Februari 2026 | 09:55 WIB

 

Viral Sasetyaningtyas pamer anaknya kini resmi jadi WNA.
Viral Sasetyaningtyas pamer anaknya kini resmi jadi WNA.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Dwi Sasetyaningtyas mendadak menjadi sorotan tajam publik.

Pengusaha sekaligus influencer yang juga dikenal sebagai eks penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) itu menuai kontroversi setelah memamerkan status kewarganegaraan Inggris putrinya melalui media sosial.

Unggahan tersebut viral dan memicu perdebatan luas, lantaran disertai pernyataan yang dinilai sensitif oleh banyak warganet.

Gelombang kritik pun mengalir deras, hingga akhirnya Tyas—sapaan akrabnya—memutuskan untuk angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Permintaan Maaf Dwi Sasetyaningtyas ke Publik

Melalui akun Threads pribadinya, Tyas menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf atas pernyataannya yang sebelumnya ramai disorot.

"Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan", dengan ini saya menyampalkan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut," tulisnya.

Dalam pernyataannya, Tyas mengakui bahwa kalimat tersebut lahir dari kondisi emosional pribadinya sebagai Warga Negara Indonesia.

Tyas juga menyadari bahwa ungkapannya berpotensi menimbulkan tafsir negatif dan melukai banyak pihak.

"Saya menyadari bahwa kekecewaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai l perasaan banyak orang, terlebih berkaitan dengan identitas kebangsaan yang kita junjung bersama," sambungnya.

Awal Mula Konten Anak Jadi WNA Inggris Viral

Kontroversi bermula dari sebuah video yang diunggah Tyas di akun Instagram pribadinya, memperlihatkan momen emosional saat anak keduanya resmi mendapatkan status Warga Negara Inggris.

"Ini adalah surat dari home office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua udah diterima jadi Warga Negara Inggris," kata Dwi Sasetyaningtyas saat itu.

Dalam video yang sama, Tyas juga melontarkan pernyataan yang kemudian menjadi sorotan publik.

"Aku tahu dunia terlihat nggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," sambungnya.

Pernyataan tersebut dianggap sebagian warganet seolah merendahkan status Warga Negara Indonesia, terlebih setelah publik mengetahui latar belakang Tyas sebagai mantan penerima beasiswa LPDP.

Status Eks Penerima LPDP Kembali Dipersoalkan

Kritik terhadap Tyas semakin tajam karena statusnya sebagai eks penerima LPDP.

Tak sedikit warganet yang menilai unggahannya bertolak belakang dengan semangat nasionalisme, mengingat beasiswa LPDP bersumber dari dana negara.

Video tersebut bahkan sempat viral di platform X dan ditonton jutaan kali, disertai berbagai komentar pedas dari publik.

"Tapi katanya dia 'kabur' pake uang pajak kita ya? (LPDP). Gimana ya mau nanggapinnya, ibarat kita habis ngasih minum ke orang yang haus terus diludahin sama yang dikasih minum pas dia udah gak haus," tulis salah satu komentar.

"Hi Mbak, di balik privilege LPDP yang kamu terima ada banyak anak Indonesia yang susah sekolah, guru-guru yang gajinya kecil dan sekolah pedalaman yang fasilitasnya kurang. Kalo LPDP ujungnya cuman ngejelek-jelekin negara sendiri dan banggain negara lain, malu-maluin sih," komentar netizen lainnya di X.

Tegaskan Kewajiban LPDP Sudah Tuntas

Menanggapi kritik tersebut, Tyas menegaskan bahwa kewajibannya sebagai penerima LPDP telah lama diselesaikan.

Ia mengklaim telah kembali ke Indonesia dan berkontribusi melalui kegiatan usaha.

"Aku LPDP lulus tahun 2017, sudah kembali ke Indonesia selama lima tahun, dan berkontribusi lewat bisnis saya hingga hari ini," ungkap Dwi Sasetyaningtyas dalam sebuah komentar yang beredar.

Tyas juga meminta publik untuk tidak mencampuradukkan status kewarganegaraan anaknya dengan beasiswa yang pernah ia terima.

"Kewajiban saya sama LPDP sudah tuntas, dan kewarganegaraan anak saya itu hak anak saya dari lahir karena dia lahir di Inggris. Status warga negara anak saya tidak ada hubungan lagi dengan beasiswa yang saya terima," lanjutnya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #lpdp #Dwi Sasetyaningtyas #wni #wna