SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Kabar membahagiakan datang bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta anggota TNI, Polri, dan para pensiunan.
Pemerintah memastikan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 2026 akan dicairkan lebih cepat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran THR dan menargetkan penyalurannya pada awal bulan suci Ramadan 2026.
"Saya enggak tahu tanggal pastinya. Yang jelas di awal-awal puasa kami harapkan sudah bisa kami salurkan," beber Purbaya usai menghadiri acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026) lalu.
Perkiraan Jadwal Pencairan THR 2026
Hingga saat ini, tanggal pasti pencairan memang belum diresmikan melalui Peraturan Pemerintah (PP).
Namun, jika merujuk pada kebiasaan tahun-tahun sebelumnya, THR biasanya mulai ditransfer ke rekening penerima pada H-15 hingga H-10 sebelum Lebaran.
Berdasarkan kalender yang diterbitkan Kementerian Agama, Idulfitri 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada 21-22 Maret 2026.
Jika menggunakan asumsi tersebut, maka kemungkinan besar THR ASN dan aparatur negara lainnya akan mulai cair dalam rentang waktu 6 hingga 15 Maret 2026.
Anggaran Jumbo Rp 55 Triliun
Kabar baiknya tak berhenti sampai di jadwal pencairan.
Tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang lebih fantastis untuk THR, yakni mencapai sekitar Rp 55 triliun.
Angka ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan alokasi tahun 2025 yang berada di kisaran Rp 49,9 triliun.
Peningkatan anggaran ini bukan tanpa alasan.
Pemerintah berharap kucuran dana segar THR di awal bulan puasa ini dapat menjadi stimulus jitu untuk mendongkrak konsumsi rumah tangga masyarakat.
Dengan daya beli yang meningkat menjelang Lebaran, pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal pertama tahun 2026 diharapkan ikut melesat. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo