Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Netizen Spill Akun Medsos Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Kampung Gajah, Sempat Curhat soal Korban?

Laila Zakiya • Senin, 16 Februari 2026 | 11:12 WIB

 

Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus pembunuhan siswa SMP yang jasadnya ditemukan di eks objek wisata Kampung Gajah kembali memantik emosi publik.

Bukan hanya karena usia korban yang masih belia, tetapi juga karena jejak digital pelaku yang kini ramai dibedah warganet di media sosial.

Korban diketahui bernama Zain Ahmad Abdul Qudus atau ZAAQ, siswa SMP yang ditemukan tak bernyawa di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah Wonderland, Kampung Gajah Wonderland, wilayah Bandung Barat.

Jejak Digital Pelaku Jadi Sorotan

Setelah pelaku berinisial YA (16) berhasil ditangkap di Garut, perhatian warganet beralih ke akun media sosial yang diduga miliknya.

Dari sejumlah unggahan ulang yang beredar, pelaku disebut kerap merepost konten bertema galau, kesedihan, dan kehilangan sosok yang dianggap dekat.

Fakta ini mencuat setelah sebuah utas di Threads yang diunggah akun @bewara_pangalengan pada 16 Februari 2026 menyebar luas.

"Ya Allah ternyata pelakunya itu menyimpang," tulisnya.

Dalam tangkapan layar yang beredar, pelaku diduga menuliskan sejumlah pesan emosional yang ditujukan kepada korban, mulai dari rasa rindu hingga kekecewaan mendalam.

Unggahan-unggahan tersebut sontak memicu reaksi keras publik.

"Sakit nih," ujar akun @bungadinda09.

"Meresahkan ini pelaku, jangan pernah balik lagi ke kampung!," jelas akun @artratunumaa.

Baca Juga: PSIR Rembang Kenapa Didiskualifikasi? Panen Sanksi Berat Buntut Kericuhan, Satu Panpel Dihukum Seumur Hidup

Motif Sakit Hati Terungkap

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku dan korban memang memiliki hubungan pertemanan yang sangat dekat sejak kecil.

Namun, relasi tersebut retak setelah korban menyatakan ingin mengakhiri pertemanan.

Kapolres Cimahi, Niko Nurallah Adi Putra, mengungkapkan motif di balik pembunuhan tersebut.

"Motif tersangka YA tega menghabisi korban karena sakit hati. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban memberikan pernyataan sikap bahwa ia ingin menghentikan atau memutus hubungan pertemanan dengan pelaku," ungkap AKBP Niko, Minggu (15/2).

Rasa sakit hati itulah yang kemudian berkembang menjadi rencana pembunuhan berencana, melibatkan satu rekan pelaku berinisial APM (17).

Kronologi Eksekusi di Lokasi Terbengkalai

Aksi keji tersebut dilakukan pada Senin (9/2/2026) di kawasan eks Kampung Gajah yang sudah lama terbengkalai.

Di lokasi sepi dan gelap itu, korban diserang secara brutal.

"Pelaku secara keji menusukkan pisau sebanyak delapan kali ke bagian perut korban," tegas pihak berwajib.

Selain luka tusuk, korban juga mengalami luka serius di bagian kepala akibat hantaman benda keras.

Setelah memastikan korban meninggal, jasad ZAAQ ditinggalkan di semak belukar selama lima hari hingga akhirnya ditemukan.

Ditemukan Konten Kreator, Publik Terkejut

Jasad korban pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh sekelompok konten kreator horor yang hendak melakukan syuting di lokasi tersebut.

Bau menyengat yang mereka cium mengantarkan pada penemuan jenazah remaja SMP itu.

"Betul, kami sudah terima laporan temuan korban meninggal dunia di eks Kampung Gajah sekitar pukul 20.45 WIB," ujar Niko. (lz)

 

 

Editor : Laila Zakiya
#siswa smp #curhatan #kampung gajah #kasus pembunuhan #akun medsos