Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Taqy Malik? Geger Jadi Buronan Polisi Madinah, Disinggung Papa Rich soal Jual Kain Kiswah Ka'bah hingga Mark Up Harga Wakaf Quran

Laila Zakiya • Minggu, 15 Februari 2026 | 10:39 WIB

 

Taqy Malik.
Taqy Malik.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Taqy Malik mendadak jadi sorotan publik setelah disinggung sebagai buronan polisi Madinah.

Sosok yang dikenal sebagai hafiz Al-Qur’an, YouTuber, dan pengusaha muda itu kini diterpa isu serius, mulai dari dugaan mark up harga wakaf Quran hingga polemik penjualan kain kiswah Ka'bah.

Isu ini pertama kali mencuat ke ruang publik lewat unggahan influencer Indonesia yang menetap di Arab Saudi, Papa Rich atau Randy Permana.

Sejumlah unggahannya memantik reaksi luas warganet dan memperpanjang daftar kontroversi yang menyeret nama Taqy Malik.

Disinggung Jual Kain Kiswah Ka'bah, Diduga Replika

Papa Rich mengungkap bahwa Taqy Malik pernah menawarkan kain kiswah Ka'bah sepanjang 2,5 meter.

Namun, keaslian kain tersebut dipertanyakan karena kiswah Ka'bah merupakan aset Kerajaan Arab Saudi dan tidak diperjualbelikan secara bebas.

"Ya kali aset kerajaan Saudi sampai Indo, kalaupun potongan kiswah bekas dari Ka'bah bisa dijual, udah pasti habis diborong warga timur tengah (logika ane yang bodoh ini) tidak ada potongan kiswah asli bekas kabah di jual belikan, yang dijual bersertifikat itu kiswah cetakan pabrik yang sama (replica) memang untuk dijual belikan," kesal Papa Rich.

Keraguan juga muncul dari tampilan fisik kain tersebut yang dinilai terlalu bersih untuk disebut bekas penutup Ka'bah.

"Maaf mau tanya nih, itu kiswah habis dilaundry apa gimana? Bening amat, kan kalau bekas dari ka'bah setahun kena panas dan hujan. Kek barang dari pabrikan atau asli pabrik Saudi maksudnya," tukasnya.

Sejumlah warganet turut angkat suara dan mempertanyakan praktik penjualan kiswah tersebut.

"Otak saya pun tak sampai berpikir kalau itu ksiwah nyata yang diperjual belikan, gak mungkin," tandas akun @_adityapratama.

Baca Juga: Resmi! Muhammadiyah Putuskan Hari Pertama Ramadhan 2026 Jatuh pada Rabu 18 Februari, Simak Penjelasannya!

Dugaan Mark Up Wakaf Quran hingga Disorot Polisi Madinah

Selain kiswah, Taqy Malik juga disorot terkait program patungan wakaf mushaf Quran Malik Fahd.

Dalam program tersebut, satu mushaf dibanderol Rp330 ribu dengan klaim harga di Arab Saudi telah naik dua kali lipat.

Namun, menurut penelusuran Papa Rich di Madinah, harga mushaf tersebut masih berada di kisaran Rp120 ribu hingga Rp250 ribu.

Selisih harga inilah yang memicu dugaan mark up dan membuat nama Taqy Malik dikabarkan masuk radar aparat setempat.

"Ane sudah gak sekali 2 kali ngasih tau. sampai ramadhan kemarin dia di cari polisi madinah karena jualan nasi sedekah 100rb/porsi." tulis Papa Rich di media sosial Instagram @paparich666.

Dugaan ini semakin menguat karena disebut berdampak pada mukim Indonesia di Madinah yang merasa kesulitan akibat harga wakaf Quran yang dinilai tak wajar.

Apa Itu Wakaf Quran dan Mengapa Jadi Masalah?

Wakaf Quran merupakan amalan menyerahkan mushaf Al-Qur’an agar dapat dimanfaatkan umat Islam secara berkelanjutan.

Dalam praktiknya, mushaf yang sudah diwakafkan tidak boleh diperjualbelikan karena bersifat sedekah jariyah.

Dalam kasus ini, Taqy Malik mengumpulkan dana umat untuk membeli Quran lalu mewakafkannya.

Namun, dugaan mark up harga inilah yang kemudian memicu kontroversi dan membuat namanya ramai diperbincangkan hingga lintas negara.

 

Hingga kini, polemik seputar Taqy Malik masih terus berkembang di media sosial.

Mulai dari dugaan penjualan kiswah replika, mark up wakaf Quran, hingga kabar pencarian oleh polisi Madinah, semuanya menempatkan figur muda ini di bawah sorotan tajam publik.

Belum ada klarifikasi resmi langsung dari Taqy Malik terkait seluruh tudingan tersebut. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#wakaf Quran #Papa Rich #taqy malik #kiswah kabah #Mark Up