Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Buntut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Penerbit Tarik Buku Mohan Hazian dari Peredaran: Kami Pilih Berpihak pada Korban

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:01 WIB

Mohan Hazian.
Mohan Hazian.

SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Gelombang kontroversi yang menerpa selebgram sekaligus pengusaha Mohan Hazian kini merembet ke dunia literasi.

Di tengah sorotan publik atas dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya, penerbit Shira Media mengambil langkah tegas yang menandai jarak antara karya dan persoalan etik penulisnya.

Buku berjudul Goresan Seorang Begundal, yang sebelumnya diterbitkan oleh Shira Media, kini resmi dihentikan dari peredaran.

Keputusan ini bukan sekadar langkah administratif, melainkan pernyataan sikap terbuka yang menegaskan posisi penerbit di tengah isu sensitif yang menyentuh ranah keadilan dan perlindungan korban.

Baca Juga: Biodata Mohan Hazian Sosok Pendiri Thanksinsomnia yang Lagi Viral Usai Terseret Dugaan Pelecehan Seksual

Pernyataan Resmi Shira Media

Sikap tegas tersebut disampaikan secara terbuka melalui akun Instagram resmi Shira Media pada Selasa (10/2/2026).

Penerbit yang berbasis di Yogyakarta tersebut menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pada korban kekerasan seksual (KS).

"Kami, Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan," tulis pernyataan resmi tersebut.

Berikut adalah poin-poin keputusan Shira Media terkait buku karya Mohan Hazian:

"Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, serta berpihak pada korban," tegas pihak penerbit.

Kronologi Dugaan Pelecehan

Keputusan berani penerbit ini menyusul viralnya utas dari seorang pengguna media sosial X dengan akun @aarummanis.

Korban membagikan pengalaman traumatis yang diklaim terjadi pada Mei 2025.

Dalam penuturannya, peristiwa bermula saat korban menjadi talent untuk sesi pemotretan foto dan video sebuah merek pakaian yang diduga milik Mohan.

Baca Juga: Siapa Istri Mohan Hazian? Foto Kebersamaan Mulai Dihapus usai Owner Thanksinsomnia Dituding Lakukan Pelecehan Seksual

Berikut kronologi singkat kejadian berdasarkan pengakuan korban:

Korban mengaku trauma mendalam akibat kejadian tersebut.

"Saya masih trauma setiap kali melihat wajah beliau di media. Rasanya ingin muntah dan terus teringat kejadian tersebut," ungkapnya.

Kini, dengan ditariknya buku Goresan Seorang Begundal, jejak karier Mohan Hazian di dunia literasi pun terhenti seiring dengan proses hukum dan sanksi sosial yang tengah berjalan. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#pelecehan seksual #mohan hazian #penerbit