Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Pria Bertopeng Congkel Mata Kucing di Cawang, Ini Pengakuan Saksi: Takut Mobil Saya Jadi Sasaran Amukan!

Damianus Bram • Rabu, 11 Februari 2026 | 11:55 WIB
Seorang pria misterius tertangkap kamera sedang asyik mencongkel road stud atau mata kucing marka jalan di kawasan Cawang, Jakarta Timur.
Seorang pria misterius tertangkap kamera sedang asyik mencongkel road stud atau mata kucing marka jalan di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

SOLOBALAPAN.COM – Aksi perusakan sekaligus pencurian fasilitas publik kembali menghebohkan warga Jakarta.

Seorang pria misterius tertangkap kamera sedang asyik mencongkel road stud atau mata kucing marka jalan di kawasan Cawang, Jakarta Timur, tepat sebelum pintu masuk underpass Cawang.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/2/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Tanpa rasa cemas, pelaku yang membekali diri dengan peralatan lengkap seperti pahat dan palu ini mencabut satu per satu komponen vital keselamatan jalan tersebut.

Beraksi dengan Topeng di Keheningan Malam

Untuk menyembunyikan identitasnya, pelaku sengaja mengenakan topeng saat beraksi.

Hal ini menyulitkan pengguna jalan yang melintas untuk mengenali wajahnya.

Motif di balik aksi nekat ini diduga kuat adalah untuk menjual kembali material logam dari fasilitas tersebut.

Dalam potongan video yang viral, terdengar suara perekam yang melontarkan sindiran pedas kepada pelaku. "Copot lagi pak biar berkah," ujar perekam video melihat pelaku yang tak berhenti mencongkel marka di beberapa titik.

Perekam juga menyayangkan sumber penghasilan pelaku yang didapat dari merusak sarana umum.

Alasan Saksi Enggan Konfrontasi: "Bapaknya Bawa Palu"

Menanggapi perdebatan di media sosial mengenai mengapa pelaku tidak langsung dihentikan, akun @kim_xxxx yang mengaku sebagai perekam memberikan klarifikasi.

Ia menjelaskan bahwa keselamatannya jauh lebih penting mengingat pelaku memegang senjata tumpul.

"Kenapa gue enggak negor, karena posisi di situ gue bawa mobil. Bapaknya bawa palu dan perkakas lain. Gue takut kalau gue teriakin, malah mobil gue yang jadi sasaran amuk," tulis akun tersebut di kolom komentar.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat sering menyalahkan pemerintah jika fasilitas publik rusak, padahal oknum-oknum seperti inilah yang menjadi penyebab utamanya.

Dukungan Netizen: Langkah Rekam Sudah Benar

Mayoritas warganet mendukung keputusan perekam untuk tidak main hakim sendiri atau melakukan konfrontasi fisik.

Banyak yang berkaca pada kasus hukum di mana warga yang berusaha menangkap pelaku kejahatan justru terjebak masalah hukum jika terjadi penganiayaan.

"Bener di rekam saja. Soalnya kalau ditangkep digebukin nanti salah, kalau didiemin malah kebiasaan," tulis akun @anto_*****.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta terkait langkah hukum maupun rencana perbaikan fasilitas jalan yang rusak akibat ulah pria bertopeng tersebut. (dam)

 

Editor : Damianus Bram
#pencurian #mata kucing #pria bertopeng #mata kucing marka jalan #road stud