SOLOBALAPAN.COM, KLATEN – Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintahan Kabupaten Klaten dan seluruh warganya.
Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/2/2026).
Kepergian orang nomor dua di Klaten ini cukup mengejutkan publik, mengingat usianya yang masih sangat muda, yakni 33 tahun.
Kabar duka ini menyebar cepat, membuat suasana berkabung terasa pekat di Kota Bersinar.
Baca Juga: Kesaksian Haru Bupati Hamenang: Wabup Klaten Benny Itu Teman Curhat dan Sudah Seperti Adik Sendiri
Kronologi dan Konfirmasi Resmi
Kepastian kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Plt Kepala Bagian Prokopim Setda Klaten, Rizqan Iryawan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Benny Indra Ardhianto mengembuskan napas terakhirnya pada pagi hari.
"Kami dapat kabar sekitar jam 10.00 WIB hari ini," ujar Rizqan saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (8/2/2026).
Berikut adalah rincian data terkait berpulangnya Wakil Bupati Klaten:
-
Nama: Benny Indra Ardhianto.
-
Usia: 33 Tahun.
-
Waktu Meninggal: Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
-
Lokasi Rumah Duka: Dusun Tegalrejo, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
-
Penyebab Kematian: Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan medis resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya almarhum.
Firasat Mimpi Sri Mulyani
Di tengah suasana duka, Bupati Klaten periode 2021–2025, Sri Mulyani, mengungkapkan cerita emosional saat melayat ke rumah duka.
Sebagai sosok yang dekat dan menjadi mentor politik bagi Benny, Sri Mulyani mengaku sempat merasakan firasat kurang enak sebelum kejadian ini.
Sri Mulyani menuturkan bahwa dirinya beberapa kali bermimpi bertemu dengan almarhum.
Mimpi tersebut dianggapnya sebagai pertanda, yang kemudian mendorongnya untuk segera menghubungi Benny guna menanyakan kabar.
"Saya memang beberapa waktu sudah ada firasat yang kurang enak. Saya kan cukup dekat dengan Mas Wakil Bupati. Saya beberapa kali kok mimpi ketemu sama Mas Benny," ungkap Sri Mulyani dengan nada sedih.
"Terus saya WA akhirnya. 'Mas Wakil yang semangat ya, yang sehat ya'. Itu saya dua kali berkomunikasi," tambahnya, mengenang pesan perhatian yang sempat ia kirimkan.
Kehilangan "Jodoh Politik" yang Ideal
Kepergian Benny Indra Ardhianto menjadi pukulan berat bagi pemerintahan saat ini.
Almarhum diketahui baru saja menjabat setelah dilantik bersama Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, pada 2 Februari 2025.
Sri Mulyani, yang juga bertindak sebagai ketua tim sukses pemenangan pasangan tersebut, menyebut bahwa duet Hamenang-Benny adalah pasangan yang sangat serasi dalam memimpin Klaten.
"Ini kalau saya selaku ketua tim sukses pemenangan, antara Mas Hamenang dan Mas Benny ini adalah jodoh politik yang sangat ideal, sangat bagus. Tapi ternyata Mas Benny berpulang lebih dahulu," kenangnya.
Semasa hidupnya, Benny dikenal sebagai figur pemimpin muda yang rendah hati.
Ia aktif turun ke lapangan menyapa masyarakat dan mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
Hingga kini, ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk dari institusi pendidikan dan masyarakat luas di media sosial. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo