Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

TAK SEBUT NAMA PALESTINA! Akun X Kemenlu RI Diserbu Warganet Gara-gara Cuma Sebut Israel soal Serangan Gaza Teranyar

Laila Zakiya • Selasa, 3 Februari 2026 | 09:45 WIB

 

Cuitan X akun Kemenlu RI.
Cuitan X akun Kemenlu RI.

SOLOBALAPAN.COM - Gelombang serangan udara Israel kembali menghantam Jalur Gaza dan menewaskan puluhan warga sipil.

Di tengah duka dan krisis kemanusiaan yang terus memburuk, pernyataan resmi Pemerintah Indonesia justru memicu polemik baru di dalam negeri.

Akun X Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI ramai diserbu warganet setelah unggahan yang mengecam serangan Israel dinilai tidak secara tegas menyebut Palestina sebagai negara.

Narasi tersebut memantik perdebatan luas dan menjadikan unggahan Kemenlu viral di media sosial.

Serangan Israel Picu Korban Sipil di Gaza

Israel melancarkan gelombang serangan udara ke Gaza yang menyebabkan puluhan warga Palestina tewas, termasuk perempuan dan anak-anak.

Serangan tersebut disebut sebagai yang terberat sejak fase kedua gencatan senjata diberlakukan kembali pada Oktober 2025.

Sejumlah wilayah padat penduduk menjadi sasaran, mulai dari apartemen tempat tinggal hingga tenda pengungsi di Khan Younis, Gaza selatan.

Warga menyebut serangan itu terjadi di tengah harapan akan stabilitas setelah kesepakatan gencatan senjata kembali berjalan.

Militer Israel menyatakan serangan dilakukan sebagai respons atas dugaan pelanggaran Hamas, sementara Hamas mengecam keras dan menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari perang genosida yang terus berlanjut di Jalur Gaza.

Kecaman Indonesia Justru Tuai Kritik

Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu RI menyampaikan kecaman keras terhadap serangan Israel di Jalur Gaza dan menilai tindakan tersebut melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlaku.

“Indonesia mengecam keras serangan berulang Israel di Jalur Gaza, termasuk serangan terbaru pada 31 Januari 2026, yang menyasar kawasan sipil dan fasilitas publik,” tulis Kemlu di akun resmi X, Minggu (1/2/2026).

Kemlu juga menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran komitmen yang telah disepakati bersama.

“Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlaku,” ujarnya.

Indonesia turut menyerukan agar Israel menghormati sepenuhnya kesepakatan gencatan senjata demi mencegah memburuknya krisis kemanusiaan.

“Indonesia menyerukan kepada Israel, sebagai pihak dalam kesepakatan gencatan senjata, untuk memenuhi kewajibannya dan sepenuhnya menghormati kesepakatan tersebut,” ungkapnya.

Namun, pernyataan tersebut dinilai sebagian warganet belum cukup tegas karena hanya menyebut Gaza tanpa menyebut Palestina secara eksplisit.

 Warganet Ramai Protes: Palestina, Bukan Sekadar Gaza

Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar luas, kolom balasan akun X Kemenlu RI dipenuhi komentar bernada kritik. Banyak warganet menuliskan seruan berulang seperti:

'PALESTINA PALESTINA PALESTINA
PALESTINA PALESTINA PALESTINA'

Sebagian lainnya mempertanyakan narasi diplomatik yang digunakan pemerintah, dengan menyoroti penyebutan Gaza tanpa Palestina. Ada pula yang menilai penyebutan wilayah tanpa negara dapat dimaknai sebagai tidak mengakui Palestina secara utuh.

'GAZA, PALESTINA. NOT ONLY GAZA.
Palestina. Sebut namanya : Palestina.
Its Palestine say it.
#FreePalestine'

Komentar lain menyebut bahwa Gaza adalah bagian dari negara Palestina, sehingga serangan Israel sejatinya adalah serangan terhadap Palestina, bukan hanya sebuah wilayah terpisah.

'Gaza, Palestina.
Palestinaaa.'

Kritik tersebut menunjukkan sensitivitas tinggi masyarakat Indonesia terhadap isu Palestina, yang selama ini menjadi perhatian besar publik dan bagian dari sikap politik luar negeri Indonesia. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#kemenlu ri #viral #Serangan Gaza #Israel #akun X #palestina #Board of Peace #jalur gaza