SOLOBALAPAN.COM – Jagat digital kembali diuji dengan maraknya sebaran informasi palsu atau hoaks terkait jadwal libur sekolah menyambut bulan Ramadhan 2026.
Pantauan SoloBalapan.com, di platform YouTube menunjukkan sejumlah kanal, salah satunya Gurukeren28, secara sepihak menyebarkan narasi bahwa libur panjang akan dimulai pada pertengahan Februari hingga akhir Maret 2026.
Menanggapi fenomena miris ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bertindak cepat dengan menyatakan bahwa seluruh informasi tersebut adalah berita bohong.
Pemerintah hingga saat ini belum mengeluarkan pedoman resmi terkait hari libur keagamaan tersebut.
YouTube Jadi Sarang Disinformasi Libur Sekolah
Fenomena "demi konten" ini sangat disayangkan. Berbagai kanal YouTube memberikan rincian tanggal fiktif, seperti libur awal Ramadhan pada 16–23 Februari dan baru masuk kembali pada 30 Maret 2026.
Informasi ini menyebar begitu cepat dan berpotensi membingungkan para orang tua siswa dalam merencanakan kegiatan keluarga.
Kepala Biro Komunikasi dan Humas Kemendikdasmen, Anang Ristanto, memberikan klarifikasi langsung untuk mematahkan klaim sepihak tersebut.
“Belum (ada surat edaran resmi libur sekolah saat Ramadhan 2026),” tegas Anang Ristanto saat dikonfirmasi pada Minggu (1/2/2026).
Ciri-Ciri Informasi Libur Resmi vs Hoaks
Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap informasi yang hanya berupa teks gambar tanpa identitas resmi. Berikut adalah beberapa poin penting agar tidak tertipu:
- Surat Edaran Resmi: Selalu memiliki nomor surat, kop kementerian/dinas, dan tanda tangan pejabat terkait.
- Kanal Resmi: Kebijakan pendidikan hanya diumumkan melalui website resmi kemdikbud.go.id atau akun media sosial terverifikasi milik pemerintah.
- Wewenang Daerah: Pengaturan libur spesifik biasanya diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi melalui Kalender Pendidikan daerah masing-masing, bukan oleh kanal YouTube pribadi.
Pesan untuk Orang Tua: Jangan Asal "Share"
Kemendikdasmen meminta wali murid dan peserta didik untuk lebih selektif. Jangan mudah membagikan video atau gambar yang tidak jelas sumbernya.
Setiap perubahan jadwal belajar mengajar akan disampaikan secara terbuka melalui saluran komunikasi formal sekolah dan pemerintah. (dam)
Editor : Damianus Bram