SOLOBALAPAN.COM – Jagat media sosial X (dahulu Twitter) sempat dibuat heboh dengan beredarnya sebuah video pendek yang memperlihatkan insiden tabrakan antara angkot berwarna hijau dengan mobil mewah Ferrari.
Visual yang memperlihatkan bodi angkot terkoyak dan kerumunan warga yang sibuk memotret kejadian tersebut sempat memancing simpati sekaligus kengerian netizen.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, video yang diunggah oleh akun @kuyangmanis_ tersebut dipastikan 100 persen hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Kejanggalan mulai terendus dari plat nomor yang tidak sinkron hingga detail motor yang "tembus pandang".
Pengunggah sendiri mengonfirmasi bahwa skenario "adu banteng" antara kendaraan rakyat dan mobil sultan tersebut hanyalah fiksi digital.
Kronologi Video Viral: Visual Nyata Namun Menipu
Video tersebut memperlihatkan sisi kiri angkot yang terkoyak parah setelah berbenturan dengan mobil sport berlogo kuda jingkrak tersebut.
Pengunggah sendiri akhirnya mengklarifikasi bahwa konten tersebut bukan kejadian nyata.
“Untung aja cuman AI. Nggak kebayang kalau beneran,” tulis pengunggah menanggapi riuhnya komentar netizen.
Netizen Bongkar Kejanggalan Video AI
Meski banyak yang terkecoh dan merasa kasihan, netizen yang jeli segera menemukan bukti bahwa video tersebut adalah deepfake atau hasil olahan AI.
Akun @tenaga_sur*** menyoroti beberapa keanehan fisik dalam video tersebut yang tidak masuk akal secara logika.
"Video AI itu, mana ada angkot hijau di pelat B Jakarta Utara… Motornya banyak yang lawan arah, mana tembus pandang pula," tegasnya di kolom komentar.
Bahaya Disinformasi di Era AI
Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton ribuan kali. Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi pengguna media sosial untuk tidak mudah percaya pada konten visual yang bombastis.
Kehadiran AI kini mampu menciptakan simulasi kejadian yang sangat mirip dengan realitas, namun seringkali meninggalkan jejak glitch jika diperhatikan secara mendetail. (dam)
Editor : Damianus Bram