Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Menkeu Purbaya Siap 'Obrak-abrik' Pejabat Bea Cukai di 5 Pelabuhan Besar: Ada yang Promosi, Ada yang Dirumahkan!

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 27 Januari 2026 | 17:02 WIB

Menkeu Purbaya bebaskan PPh 21 bagi pekerja dengan gaji hingga Rp 10 juta mulai 2026.
Menkeu Purbaya bebaskan PPh 21 bagi pekerja dengan gaji hingga Rp 10 juta mulai 2026.

SOLOBALAPAN.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengirimkan sinyal bahaya bagi jajarannya yang tidak berkinerja maksimal.

Dalam pernyataan tegasnya di kawasan Thamrin Nine, Jakarta, pada Selasa (27/1/2026), Purbaya menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Sorotan utama sang Bendahara Negara kini tertuju pada pejabat Bea Cukai yang bertugas di lima pelabuhan besar di Indonesia.

Purbaya menyatakan tidak akan ragu melakukan perombakan besar-besaran atau "obrak-abrik" struktur jabatan jika kebocoran penerimaan negara masih terus terjadi.

"Ini serius. Besok bisa diobrak-abrik. Itu harusnya memperbaiki cara kerja pajak dan bea cukai, dan kebocoran-kebocoran itu tidak boleh terjadi lagi," tegas Purbaya.

Skema 'Tukar Guling' dan Penolakan Pejabat Luar

Dalam strategi perombakannya, Purbaya memilih pendekatan pragmatis.

Baca Juga: Sebut Ada 'Pesta Bandit' yang Terganggu, Noel Klaim Punya Info A1 Purbaya Bakal Dipenjara: Hati-hati Pak, Anjing Liar Dilepas

Ia menilai rotasi internal jauh lebih efektif ketimbang merekrut pejabat dari luar instansi.

Alasannya sederhana: ia membutuhkan orang-orang yang sudah memahami medan kerja agar pembenahan bisa dilakukan dengan cepat tanpa masa adaptasi yang lama.

Menkeu Purbaya memaparkan tiga skema nasib para pejabat dalam perombakan kali ini:

"Saya butuh gerak cepat dan orang-orang yang sudah paham medan. Jadi kita utak-atik dari dalam saja," ujarnya.

Pesan Ketegasan Demi Target Negara

Langkah drastis ini diambil bukan tanpa alasan.

Purbaya menekankan bahwa pembenahan aparatur adalah kunci vital untuk menjaga target penerimaan negara dan menekan defisit anggaran di tahun 2026.

Ia tidak ingin ada lagi celah kebocoran yang merugikan keuangan negara, terutama di pintu-pintu gerbang ekonomi seperti pelabuhan besar.

Ancaman untuk "memarkir" pejabat yang tidak kompeten bukanlah gertak sambal.

Purbaya memastikan bahwa kebijakan menonaktifkan pejabat adalah bentuk pesan serius pemerintah dalam menegakkan integritas.

"Yang jelas nanti beberapa pejabat itu saya rumahkan saja," pungkas Purbaya, menutup pernyataannya dengan peringatan keras bagi para bawahannya. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#pelabuhan #Menkeu Purbaya #pejabat bea cukai