SOLOBALAPAN.COM – Ada pemandangan unik saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman resmi Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, di 10 Downing Street, London.
Di tengah protokol ketat dan suasana formal diplomasi, muncul sosok "tuan tanah" yang mencuri perhatian: Larry the Cat.
Kucing ikonik penghuni kantor PM Inggris tersebut melenggang santai di hadapan Prabowo dan Keir Starmer, memicu senyum hangat dari kedua pemimpin negara yang dikenal sebagai penyayang hewan tersebut.
Larry the Cat: 'Chief Mouser' yang Tak Canggung di Depan Tamu Negara
Saat Prabowo tiba dan disambut hangat oleh PM Keir Starmer di depan pintu hitam legendaris nomor 10, suasana mendadak cair.
Larry the Cat, kucing berbulu putih abu-abu yang menjabat sebagai Chief Mouser to the Cabinet Office, berjalan santai melintasi karpet merah seolah tak peduli dengan kamera media internasional.
Momen ini sontak membuat Prabowo tersenyum lebar. Kehadiran Larry seolah mengingatkan sang Presiden pada kucing kesayangannya, Bobby Kertanegara, yang juga memiliki "jabatan" serupa di Istana Negara Jakarta.
Seperti Larry, Bobby juga kerap muncul di momen-momen resmi Presiden, termasuk saat berada di Istana Negara.
Pertemuan singkat ini membuktikan bahwa diplomasi tingkat tinggi pun bisa memiliki sisi manusiawi yang hangat.
Misi Strategis: Memperkuat Kemitraan Ekonomi EGP
Di balik keceriaan bersama Larry, Prabowo membawa misi besar untuk Indonesia.
Pertemuan bilateral ini difokuskan pada penguatan kerja sama ekonomi melalui skema The Economic Growth Partnership (EGP).
Indonesia yang saat ini menjadi mitra ekspor ke-54 bagi Inggris, menargetkan peningkatan volume perdagangan secara signifikan.
Salah satu poin penting dalam kunjungan ini adalah penandatanganan kerja sama maritim, di mana Inggris akan menyokong proyek pembangunan kapal tangkap ikan modern untuk nelayan Indonesia.
Sejarah Panjang Hubungan Indonesia-Inggris
Presiden Prabowo tiba di London pada Minggu malam (18/1/2026), memperingati hubungan diplomatik yang telah terjalin sejak 1949.
Kunjungan ini menegaskan bahwa Inggris tetap menjadi mitra strategis Indonesia, tidak hanya dalam urusan pertahanan, tetapi juga transisi energi dan ekonomi digital.
Kehadiran Larry the Cat mungkin hanya momen sekilas, namun senyuman yang dihasilkan menjadi simbol keakraban kedua negara yang semakin erat. (dam)
Editor : Damianus Bram