SOLOBALAPAN.COM – Kabar memilukan datang dari keluarga Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie.
Sang suami, Bartlomiej Czech (Prof. Bartek), dilaporkan mengalami kecelakaan parah saat bermain ski di Aspen, Colorado, Amerika Serikat.
Musibah tersebut terjadi pada Minggu (18/1/2026), tak lama setelah Prof. Bartek menghadiri pertemuan dengan para fisikawan dan ahli Artificial Intelligence (AI) di AS.
Saat ini, ilmuwan berkebangsaan Polandia tersebut tengah berjuang di ruang ICU Rumah Sakit St. Mary’s, Grand Junction, Colorado.
Stella Christie Terbang Sendirian
Mendengar kabar buruk tersebut, Stella Christie langsung mengambil keputusan cepat.
Baca Juga: Buntut Bencana Aceh-Sumatra, Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan: Berikut Daftar Lengkapnya
Hanya berselang delapan jam setelah menerima informasi, ia terbang seorang diri menuju Amerika Serikat.
Perjalanan panjang hampir 40 jam harus ia tempuh demi mendampingi sang suami yang disebutnya sebagai "belahan jiwa".
"Ini suami saya Prof Bartek, seorang fisikawan ternama dunia... belahan jiwa saya," tulis Stella pilu di Instagram pribadinya, Selasa (20/1).
Kondisi Prof. Bartek dilaporkan sangat kritis akibat benturan keras saat kecelakaan. Berikut adalah rincian cedera fatal yang dialaminya:
Rincian Cedera & Kondisi Prof. Bartek
| Jenis Cedera | Detail Medis |
| Cedera Tulang Belakang | Mengalami patah tulang belakang (Spinal fracture). |
| Cedera Organ Dalam | Cedera pada rongga dada dan robeknya aorta (pembuluh darah utama). |
| Cedera Tulang Lain | Sejumlah patah tulang pada bagian wajah dan lengan. |
| Tindakan Medis | Telah menjalani dua kali operasi besar. |
| Status Terkini | Dirawat intensif di ICU dalam masa pemulihan pascaoperasi. |
Sosok Ilmuwan Jenius
Prof. Bartek bukan sosok sembarangan.
Ia merupakan fisikawan jenius lulusan Kimia dan Matematika dari Harvard University serta meraih gelar PhD dari University of Pennsylvania.
Karier akademisnya cemerlang dengan rekam jejak penelitian di Stanford, Princeton, hingga Tsinghua University, dengan fokus pada teori informasi kuantum dan gravitasi.
Pihak Sekretariat Wamendiktisaintek memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia untuk kesembuhan Prof. Bartek dan kekuatan bagi Prof. Stella dalam melewati masa sulit ini. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo