Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rekam Jejak Wali Kota Madiun Maidi: Dari Guru Geografi hingga Jadi "Pasien" KPK, Inilah Profil Kader Gerindra yang Terjaring OTT!

Damianus Bram • Senin, 19 Januari 2026 | 17:40 WIB
Wali Kota Madiun Maidi.
Wali Kota Madiun Maidi.

SOLOBALAPAN.COM – Nama Wali Kota Madiun, H. Maidi, mendadak menjadi pusat perhatian nasional setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada Senin (19/1/2026).

Maidi yang merupakan kader Partai Gerindra ini diamankan bersama barang bukti uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Penangkapan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Maidi adalah sosok birokrat tulen yang merangkak dari bawah hingga mencapai posisi puncak di Kota Pendekar.

Kronologi Penangkapan dan Barang Bukti

Baca Juga: BREAKING NEWS! KPK Gelar OTT di Madiun: Wali Kota Maidi Diamankan, Diduga Terima Fee Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Maidi diamankan bersama 15 orang lainnya di wilayah Madiun.

Namun, dari 15 orang hanya sembilan orang yang diboyong ke Gedung Merah Putih, Jakarta, untuk pemeriksaan intensif.

"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun. Tim juga mengamankan uang tunai senilai ratusan juta rupiah," jelas Budi.

KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum Maidi.

Profil Maidi: Dari Guru Geografi hingga Kursi Wali Kota

Maidi dikenal sebagai sosok yang memulai karier dari bawah. Pria kelahiran Magetan, 12 Mei 1961 ini memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan sebelum akhirnya menjadi penguasa di Kota Pendekar.

Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di wilayah Jawa Timur sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di bidang pendidikan dan manajemen.

Pendidikan sarjananya ditempuh di IKIP Surabaya. Setelah itu, Maidi melanjutkan studi pascasarjana dan meraih dua gelar magister, masing-masing dari Universitas Satyagama Jakarta dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

Sebelum memasuki dunia pemerintahan, Maidi memulai karier sebagai guru geografi di SMAN 1 Madiun pada akhir 1980-an.

Kariernya di bidang pendidikan terus menanjak hingga dipercaya menjadi Kepala SMAN 2 Madiun pada periode 2002–2006.

Dari dunia pendidikan, Maidi kemudian masuk ke birokrasi pemerintahan daerah.

Ia sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun sebelum dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun.

Jejak Politik dan Kemenangan di Pilkada 2024

Setelah pensiun dari birokrasi, Maidi terjun ke politik dan terpilih menjadi Wali Kota Madiun periode 2019–2024.

Sebagai kader Gerindra, performanya dinilai cukup memuaskan oleh sebagian warga hingga ia memutuskan maju kembali pada Pilkada 2024.

Nasib berkata lain, baru satu tahun merayakan kemenangannya sebagai kepala daerah Madiun yang ditetapkan KPU pada Januari 2025, langkahnya terhenti oleh Operasi Tangkap Tangan alias OTT KPK.

Kasus dugaan suap fee proyek dan dana CSR ini kini mengancam karier politik dan kepemimpinannya di periode kedua. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Wali Kota Madiun Maidi #wali kota madiun #ott #wali kota maidi #profil #kpk