SOLOBALAPAN.COM - Nama Reza Pribadi mendadak menjadi sorotan publik setelah kabar duka wafatnya Rylan Henry Pribadi ramai diperbincangkan di media sosial.
Rylan diketahui merupakan putra satu-satunya Reza Pribadi, sekaligus cucu dari pendiri konglomerasi besar Indonesia, Henry Pribadi.
Peristiwa ini tak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga memunculkan pertanyaan publik: berapa anak Reza Pribadi dan bagaimana posisi keluarga ini dalam struktur Napan Group?
Rylan Henry Pribadi Disebut Anak Reza Pribadi
Sorotan publik menguat setelah Anindya Bakrie mengunggah kabar duka melalui akun media sosialnya.
Dalam unggahan tersebut, Anindya menuliskan belasungkawa atas wafatnya Rylan Henry Pribadi.
“Semoga Reza dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tulis @anindya.bakrie.
Unggahan tersebut langsung menuai respons warganet.
Sejumlah akun turut menyampaikan duka cita dan empati mendalam atas kepergian remaja berusia 17 tahun itu, yang disebut sebagai putra dari Reza Pribadi dan cucu Henry Pribadi.
Rylan Henry Pribadi Putra Tunggal Reza Pribadi
Berdasarkan informasi yang beredar luas, Rylan Henry Pribadi merupakan putra satu-satunya Reza Pribadi.
Ia lahir pada 22 Februari 2008 dan menghembuskan napas terakhir pada usia 17 tahun setelah mengalami kecelakaan ski di Jepang pada 7 Januari 2026.
Di media sosial, akun Instagram @rezpribadi diketahui menggunakan mode privat.
Dari foto profil yang terlihat, Reza Pribadi tampak berfoto bersama tiga anak kecil yang diduga merupakan anak-anaknya.
Namun, hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menyebutkan identitas anak lain selain Rylan Henry Pribadi.
Kronologi Kecelakaan Ski di Jepang
Tragedi yang menimpa Rylan terjadi di kawasan ski Niseko, Kota Kutchan, Hokkaido, Jepang.
Saat itu, Rylan dilaporkan bermain ski seorang diri di area perbatasan dua resort.
Diduga, kecepatan luncur membuatnya tidak menyadari adanya tali pembatas lintasan.
Leher korban mengenai tali tersebut dengan keras hingga menyebabkan Rylan terjatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Seorang pemain ski lain menemukan korban dan segera melaporkannya kepada petugas resort.
Meski telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat, nyawa Rylan tidak dapat diselamatkan.
Hasil autopsi Kepolisian Hokkaido pada 9 Januari 2026 menyebut penyebab kematian adalah asfiksia akibat tekanan di leher, tanpa ditemukan tanda kekerasan lain maupun unsur kriminal.
Otoritas Jepang menegaskan insiden ini merupakan kecelakaan olahraga murni.
Tangis Sang Ibu di Pemakaman Rylan Henry Pribadi
Jenazah Rylan Henry Pribadi tiba di Indonesia dan dimakamkan pada 17 Januari 2026.
Suasana pemakaman berlangsung haru. Sang ibu, istri Reza Pribadi, tampak tak kuasa menahan tangis saat memberikan pesan terakhir untuk putra tercintanya.
"Terimakasih telah menjadi putra terbaik, aku berharap kau berfikir jika aku ibu terbaik, aku mencintaimu sampai bulan kembali," ungkap ibu Rylan Henry Pribadi saat pidato di pemakaman yang, seperti tampak melalui akun TikTok @apaajaboleh2012.
Hingga kini, identitas lengkap istri Reza Pribadi belum diketahui secara publik. Wajahnya beberapa kali tersorot kamera dalam prosesi pemakaman, namun keluarga memilih menjaga privasi.
Reza Pribadi, Generasi Kedua Napan Group
Reza Pribadi dikenal sebagai generasi kedua Napan Group, konglomerasi besar Indonesia yang dirintis oleh ayahnya, Henry Setiawan Pribadi.
Napan Group berjaya pada era 1980–1990-an dengan portofolio bisnis meliputi petrokimia, properti, industri, dan perdagangan.
Sebagai putra pendiri, Reza Pribadi turut terlibat dalam struktur kepemilikan dan pengelolaan bisnis keluarga.
Kepergian Rylan Henry Pribadi pun menjadi pukulan emosional besar, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi lingkaran bisnis dan relasi dekat keluarga Pribadi. (lz)
Editor : Laila Zakiya