SOLOBALAPAN.COM – Sebuah insiden keributan antara guru dan siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, mendadak viral di media sosial.
Namun, yang membuat publik terheran-heran bukanlah sekadar aksi adu jotosnya, melainkan alasan di balik ketegangan tersebut.
Sang guru, Agus Saputra, dilaporkan menolak dipanggil "Bapak" dan mewajibkan murid-muridnya memanggilnya dengan sebutan "Prince" (Pangeran).
Jika ada siswa yang lancang memanggilnya "Bapak", ia tidak segan-segan untuk marah besar
Netizen pun bereaksi kocak dan menuding sang guru terlalu banyak menonton Drama China (Dracin).
Enggan Dipanggil "Bapak", Maunya "Prince"
Permintaan unik Agus Saputra ini diungkapkan oleh salah seorang muridnya, M Lutfi P.
Menurut Lutfi, sang guru akan langsung tersulut emosi jika ada siswa yang menyapanya dengan sebutan "Bapak" seperti guru pada umumnya.
"Kalau dipanggil 'Bapak' marah dia. Enggak mau dipanggil Bapak, maunya dipanggil Prince," jelas Lutfi dalam video yang beredar luas di platform TikTok dan Instagram.
Kronologi: Berawal dari Teguran di Kelas Hingga Aksi Celurit
Insiden pengeroyokan yang terjadi pada Selasa (13/1/2026) ini dipicu oleh kesalahpahaman saat jam pelajaran berlangsung.
Lutfi menceritakan bahwa suasana kelas saat itu sedang gaduh, dan ia berteriak meminta teman-temannya diam.
Namun, di saat yang sama, Agus Saputra sedang melintas di depan kelas. Merasa teriakan tersebut ditujukan kepadanya, sang guru masuk tanpa permisi dan langsung menantang siswa.
"Saya jawab, 'Saya, Prince,' kayak gitu. Terus spontan saya ke depan langsung ditampar," ungkap Lutfi.
Ketegangan makin memuncak saat Agus diduga menghina orang tua siswa. Alih-alih meminta maaf, Agus disebut justru mengejek siswa saat akan dibawa ke kantor komite.
Hal inilah yang akhirnya memicu pengeroyokan massal oleh para siswa.
Bahkan, dalam potongan video lain, sang guru terlihat nekat mengacungkan celurit untuk membubarkan massa.
Reaksi Netizen: "Kebanyakan Nonton Dracin!"
Fakta mengenai panggilan "Prince" ini langsung menuai beragam komentar menggelitik dari warganet.
Banyak yang menilai perilaku sang guru sangat tidak lazim bagi tenaga pendidik di Indonesia.
"Prince? Mungkin doi nganggep dirinya pangeran kegelapan keluarga Xiao," tulis akun @danangsep********.
"Ya Allah, ternyata gurunya 'sakit'. Maaf ya dek sudah suuzon duluan," timpal akun @muti****.*
"Kebanyakan nonton Dracin nih si Bapak, eh maksudnya si Prince," seloroh netizen lainnya.
Hingga saat ini, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan setempat dikabarkan tengah mendalami kasus ini untuk memberikan sanksi yang tepat bagi kedua belah pihak. (dam)
Editor : Damianus Bram