Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Video Biduan Joget di Panggung Isra Miraj Banyuwangi Viral: MUI Berang, Sebut Potensi Penistaan Agama!

Damianus Bram • Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:11 WIB
Hasil tangkapan layar video amatir yang memperlihatkan aksi biduan joget di acara Isra Miraj di Banyuwangi.
Hasil tangkapan layar video amatir yang memperlihatkan aksi biduan joget di acara Isra Miraj di Banyuwangi.

SOLOBALAPAN.COM – Jagat media sosial digemparkan oleh rekaman video aksi biduan dangdut yang bernyanyi dan berjoget di atas panggung peringatan Isra Miraj di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Kejadian yang viral pada Jumat (16/1/2026) ini menuai kecaman keras dari masyarakat dan otoritas agama karena dinilai tidak beretika dan menodai kesucian hari besar Islam.

Meskipun panitia telah menyampaikan permohonan maaf, MUI Banyuwangi menegaskan akan mendalami kasus ini lebih lanjut, bahkan membuka peluang untuk menempuh jalur hukum terkait dugaan penistaan agama.

Kronologi Video Viral: Ada Aksi Saweran di Panggung Religi

Baca Juga: Tak Asal Maafkan! Wardatina Mawa Ajukan 2 Syarat Pedas Jika Insanul Fahmi Ingin Berdamai

Dalam rekaman video yang beredar pada Jumat (16/1/2026), terlihat seorang biduan perempuan asyik bernyanyi dan bergoyang dengan latar belakang baliho bertuliskan: Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Saksi mata di lokasi, Ali Nurfatoni, membenarkan kejadian tersebut dan mengaku miris melihat panggung pengajian berubah fungsi menjadi panggung hiburan dangdut, bahkan diiringi aksi saweran.

"Sangat miris. Kok bisa ada hiburan seperti itu di panggung peringatan Isra Mi’raj. Ini sudah kebablasan," tegas Ali, dikutip dari Radar Banyuwangi, Sabtu (17/1/2026).

Klarifikasi Panitia: Hanya Hiburan Pasca-Acara

Baca Juga: Teka-Teki Ayah Biologis! Pengacara Ressa Rizky Rosano Sebut Tidak Tahu, Netizen Seret Nama Teuku Ryan dalam Sengketa Anak Denada

Merespons kegaduhan tersebut, Polsek Songgon bergerak cepat memanggil pihak penyelenggara.

Ketua Panitia, Muhammad Hadiyanto, mengakui adanya musik dangdut namun berkilah bahwa acara dimulai setelah agenda utama selesai.

Hadiyanto berdalih bahwa biduan naik ke panggung saat para kiai dan tamu undangan sudah meninggalkan lokasi.

"Kami menggelar musik dangdut itu setelah selesainya kegiatan peringatan Isra Mi’raj. Itu juga atas permintaan masyarakat," ungkap Hadiyanto.

Hiburan tersebut diklaim hanya untuk menyemangati panitia yang sedang membersihkan lokasi. 

"Musik itu digelar untuk menghibur panitia yang sedang bersih-bersih lokasi pengajian. Kami mohon maaf jika menimbulkan kegaduhan," ujar Hadiyanto.

MUI Banyuwangi Berang: Singgung Penistaan Agama

Meski panitia telah meminta maaf, MUI Banyuwangi mengecam keras alasan tersebut.

Wakil Ketua Umum DP MUI Banyuwangi, Kiai Sunandi Zubaidi, menegaskan bahwa dalih panitia sama sekali tidak bisa diterima secara moral maupun agama.

"Keluhuran dakwah dicoreng dengan perbuatan yang tidak Islami. Alasan panitia tidak bisa diterima. Ini bisa mengarah pada penistaan agama. Harus ada teguran keras," tegas Kiai Sunandi.

MUI kini tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendalami adanya unsur kesengajaan dalam pelecehan simbol agama ini.

Jika ditemukan bukti kuat, MUI tidak segan membawa kasus ini ke jalur hukum sebagai efek jera. (dam)

Editor : Damianus Bram
#viral #video #isra miraj #banyuwangi #biduan dangdut