SOLOBALAPAN.COM – Nama Akademi Crypto tengah menjadi pembicaraan hangat di jagat media sosial.
Platform edukasi investasi ini milik Timothy Ronald yang resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan kasus penipuan investasi kripto yang merugikan member hingga miliaran rupiah.
Laporan ini mencuat setelah salah satu pelapor, Younger, menjalani pemeriksaan awal atau BAP pada Selasa (13/1/2026).
Ia mengeklaim mengalami kerugian hingga Rp3 miliar setelah bergabung dalam komunitas tersebut.
Modus Operandi: Janji Profit 500% dan Fenomena "Sangkut" di Coin Manta
Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, pelapor merasa dijanjikan keuntungan yang tidak masuk akal oleh terlapor.
Terlapor diduga menjanjikan potensi kenaikan nilai aset kripto mencapai 300 hingga 500 persen.
Sekitar Januari 2024, member disarankan untuk membeli Coin Manta dengan harapan keuntungan besar.
Alih-alih meroket, nilai Coin Manta justru anjlok hingga minus 90 persen dari portofolio awal, membuat dana investasi sebesar Rp3 miliar milik pelapor hampir habis tak bersisa.
Akibat kejadian ini, Timothy Ronald dan rekannya, Kalimasada, dilaporkan dengan pasal dugaan penipuan serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Apa Itu Akademi Crypto?
Timothy Ronald bersama dengan rekannya, Kalimasada mendirikan wadah pembelajaran kripto yang diberi nama Akademi Crypto pada 2022.
Akademi Crypto sebenarnya memiliki visi sebagai wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk terjun ke dunia aset digital. Berikut beberapa fakta mengenai platform ini:
1. Modul Pembelajaran: Mengklaim menyediakan 1.000 modul mengenai trading, investasi, blockchain, hingga programming quantitative trading.
2. Mentor Bergelar PhD: Dalam situs resminya, mereka menyebutkan bahwa kurikulum dipandu langsung oleh para pendiri dan pakar blockchain bergelar PhD.
3. Jejaring Sosial: Akademi ini aktif menjalankan pelatihan dan sinyal investasi melalui kanal YouTube serta aplikasi pesan Discord.
4. Visi Sosial: Timothy Ronald sebelumnya dikenal dengan visi besar membangun 1.000 sekolah di Indonesia, yang ia sebut sebagai warisan nyata bagi generasi mendatang.
Ratusan Orang Siap Melapor
Kasus ini diprediksi akan menjadi bola salju yang besar. Younger mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada hampir 300 orang yang mendaftar untuk ikut serta melaporkan Timothy Ronald ke pihak berwajib.
Kerugian yang dialami para korban bervariasi, mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Bahkan, selebgram Adam Deni dikabarkan menjadi salah satu pihak yang merasa dirugikan dan akan menyusul untuk membuat laporan kepolisian.
Masyarakat kini diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tetap atau kenaikan nilai yang tidak wajar dalam waktu singkat, terutama di pasar kripto yang dikenal sangat fluktuatif. (dam)
Editor : Damianus Bram