SOLOBALAPAN.COM – Kawasan Jalan Raya Darmo, Surabaya, mendadak mencekam pada Senin (12/1/2026) pagi.
Rencana penyegelan kantor Ormas Madura Asli (Madas) DPD Jawa Timur oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terpaksa dibatalkan setelah ratusan anggota ormas tersebut melakukan penghadangan di lokasi.
Penundaan ini diambil setelah adanya surat rekomendasi dari Kapolrestabes Surabaya yang menilai situasi di lapangan tidak kondusif untuk melanjutkan proses hukum saat ini.
Duduk Perkara: Aset Pailit Achmad Sidqus Syahdi
Dilansir dari JawaPos.com, Humas PN Surabaya, Slamet Pujiono, memberikan klarifikasi bahwa agenda hari ini sebenarnya adalah penyegelan, bukan eksekusi pengosongan.
Tindakan ini merupakan perintah Majelis Hakim Pengadilan Niaga sebagaimana tercantum dalam Penetapan Nomor 20/Pdt.Sus-pailit/2021/PN Niaga Sby.
Bangunan seluas 440 m² tersebut merupakan aset pailit milik Achmad Sidqus Syahdi.
Proses penyegelan ini dilakukan atas permohonan kurator, Albert Riyadi Suwono, guna mengamankan aset negara tersebut.
Surat dari Kapolrestabes Surabaya Jadi Penentu
Penundaan ini bukan tanpa alasan. Slamet mengungkapkan bahwa pihaknya menerima surat khusus dari Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan, pada Jumat sore (9/1).
"Kapolrestabes menyatakan meminta penundaan karena pertimbangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," terang Slamet di kantor PN Surabaya, Senin siang.
Melihat ratusan anggota Ormas Madas yang sudah bersiaga sejak pagi hari, pihak kepolisian menilai risiko bentrokan fisik sangat tinggi jika penyegelan tetap dipaksakan hari ini.
Menunggu Permohonan Kembali dari Kurator
Terkait kapan penyegelan susulan akan dilakukan, PN Surabaya belum bisa memberikan tanggal pasti.
Prosedur selanjutnya akan bergantung pada pengajuan kembali dari pihak kurator.
“Kalau kurator meminta, ya kita tindak lanjuti seperti biasa. Kita kirim surat kembali ke Polrestabes untuk pengamanan. Jika Polrestabes menyatakan situasi sudah memungkinkan (bisa), baru akan kita laksanakan,” tutup Slamet.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Jalan Raya Darmo dilaporkan telah berangsur kondusif, meski beberapa anggota ormas masih terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada tindakan sita mendadak. (dam)
Editor : Damianus Bram