Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Rizki Abdul Rahman Wahid? Laporkan Pandji Pragiwaksono soal Komedi Mens Rea, Kini IG Sang Pelapor Dicari-cari Warganet!

Laila Zakiya • Jumat, 9 Januari 2026 | 09:00 WIB

 

Stand Up Comedy Spesial Mens Rea Pandji Pragiwaksono tayang di Netflix.
Stand Up Comedy Spesial Mens Rea Pandji Pragiwaksono tayang di Netflix.

SOLOBALAPAN.COM - Nama Rizki Abdul Rahman Wahid mendadak ramai diperbincangkan publik setelah melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut berkaitan dengan materi stand-up comedy Mens Rea yang dinilai menyinggung organisasi keagamaan dan memicu kegaduhan di ruang publik.

Seiring viralnya kasus ini, perhatian warganet tak hanya tertuju pada isi laporan, tetapi juga pada sosok Rizki sendiri.

Akun Instagram pribadinya bahkan ikut menjadi buruan netizen, memicu rasa penasaran publik tentang latar belakang sang pelapor.

Laporan ke Polda Metro Jaya dan Awal Polemik

Pelaporan terhadap Pandji dilakukan pada Rabu, 7 Januari 2026, oleh Rizki Abdul Rahman Wahid yang mengatasnamakan Presidium Angkatan Muda NU serta menyebut adanya keterlibatan Aliansi Muda Muhammadiyah.

Rizki menyatakan, laporan itu berkaitan dengan materi Pandji dalam pertunjukan Mens Rea yang menyinggung konsesi tambang kepada organisasi keagamaan.

“Menurut kami, beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” ujar Rizki yang juga bertindak sebagai pelapor melalui siaran Kompas TV, Kamis (8/1/2026).

Ia juga menegaskan dirinya merasa dirugikan secara personal sebagai aktivis muda NU.

“Saya sebagai aktivis muda Nahdlatul Ulama merasa dirugikan atas statemen beliau yang menyampaikan bahwa NU terlibat dalam politik praktis dan kemudian mendapatkan imbalan berupa tambang,” katanya.

PBNU Tegaskan Angkatan Muda NU Bukan Bagian Resmi NU

Di tengah ramainya pemberitaan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan klarifikasi tegas.

Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla menyatakan bahwa kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU tidak berada dalam struktur resmi NU.

“Kalau representasi PBNU jelas tidak,” tegas Gus Ulil kepada NU Online, Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan, NU kerap dijadikan nama oleh berbagai kelompok karena sifat organisasinya yang terbuka.

“Tetapi sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU,” jelasnya.

Menurut Gus Ulil, banyak gerakan yang muncul atas nama NU bersifat sementara dan spontan.

“Ada yang mau demo untuk isu tertentu, bikin gerakan atas nama NU. Umurnya mungkin hanya beberapa jam saja, karena setelah jamnya lewat, gerakan itu ya ndak ada lagi. Itulah uniknya NU,” sambungnya.

Sorotan soal Humor dan Kebebasan Komedian

Gus Ulil juga menyoroti pentingnya ruang humor dalam kehidupan sosial.

Ia menyayangkan apabila komedian harus berurusan dengan proses hukum.

“Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah koentji,” tulisnya.

Pernyataan ini memperluas diskusi publik, bukan hanya soal laporan hukum, tetapi juga batas antara kritik sosial, humor, dan sensitivitas kelompok.

Materi Mens Rea yang Dipersoalkan

Dalam salah satu materi stand-up comedy Mens Rea, Pandji Pragiwaksono menyinggung konsep politik balas budi dan konsesi tambang kepada ormas keagamaan.

"Ada yang ngerti politik balas budi? Gue kasih lu sesuatu, tapi lu kasih gue sesuatu lagi. Emang lu kenapa NU sama Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira? Karena diminta suaranya, gue kasih sesuatu yang lu suka, happy lah. Ormas agama ngurus tambang, happy lah," seloroh Pandji.

"Dan sebenarnya nggak cuman ormas Islam saja, semua ormas agama ditawarin, tapi agama lain nolak. Ormas Islam, alhamdulillah rezeki anak sholeh, masa ditolak, hah, ini pasti karena aku rajin shalat, rezeki anak sholeh nih. Diambil guys. Gue denger-denger HKBP nolak. HKBP bilang, mohon maaf ini ngurus lapor ribet banget apalagi ngurus tambang, capek gue," lanjut Pandji yang terhitung sejak 2022 memilih pindah ke New York, AS.

Materi inilah yang menjadi dasar pelaporan Rizki dan rekan-rekannya ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Bukan Tamat! Doraemon Dikabarkan Cuma Pindah Stasiun TV, Trans TV Jadi 'Rumah' Baru Sang Robot Kucing?

IG Rizki Digembok, Warganet Bereaksi

Seiring namanya viral, publik mulai menelusuri akun media sosial Rizki.

Ia diketahui memiliki akun Instagram @rizkiabdulrahmanwahid. Namun, akun tersebut kini berstatus privat.

Langkah mengunci akun justru memicu reaksi beragam dari warganet.

"Apa yang diharapkan sih dari bionya 'nothing impossible' wkwk," ujar akun @tutuspambudi.

"Dari kalimat 'nothing impossible' aja udah remedial lu wahit," jelas akun @sarasuitsuit.

"Padahal level jokenya orang NU itu setinggi ini, Pandji masih remeh hitungannya, kalau tersinggung sangat naggung dan aneh," tandas akun @sultonafkhar terkait pelaporan yang dilakukan Rizki pada Pandji Pragiwaksono tersebut.

Jejak Aktivisme Rizki Abdul Rahman Wahid

Di balik minimnya informasi personal, Rizki diketahui memiliki latar belakang aktivisme.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua PKC PMII DKI Jakarta pada 2021, organisasi mahasiswa yang memiliki keterkaitan historis dengan NU.

Rizki juga menegaskan bahwa langkah hukum yang diambilnya bukan semata atas nama pribadi, melainkan sebagai respons atas kegaduhan publik yang dirasa merugikan kelompok tertentu.

Mens Rea Tembus Peringkat Teratas Netflix

Di tengah kontroversi, Mens Rea justru mencatat capaian tinggi.

Pertunjukan ini tayang tanpa sensor di Netflix sejak 27 Desember 2025 dan berhasil menduduki peringkat 1 kategori TV Shows Netflix Indonesia pada Senin, 5 Januari 2026.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman awal terhadap laporan tersebut.

Sementara itu, Pandji Pragiwaksono belum memberikan pernyataan resmi terkait pelaporan yang diajukan kepadanya. (LZ)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Rizki Abdul Rahman Wahid #muhammadiyah #pandji pragiwaksono #nu #Angkatan Muda NU