Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Siapa Khairun Nisya? Jadi Pramugari Gadungan karena Malu Tak Lolos Seleksi, Begini Nasibnya Usai Ditangkap

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 8 Januari 2026 | 20:01 WIB

Khairun Nisya Pramugari Gadungan Batik Air.
Khairun Nisya Pramugari Gadungan Batik Air.

SOLOBALAPAN.COM – Kasus seorang perempuan bernama Khairun Nisya (23) yang nekat menyamar menjadi pramugari Batik Air dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta akhirnya menemui titik terang.

Meski sempat diamankan petugas setibanya di Bandara Soekarno-Hatta karena mengenakan atribut lengkap maskapai, polisi memastikan bahwa kasus ini tidak akan berlanjut ke ranah hukum pidana.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, tidak ditemukan unsur pidana atau niat kejahatan yang membahayakan penerbangan.

Pihak maskapai Batik Air pun memilih menyelesaikan insiden ini melalui jalur damai tanpa penuntutan.

Baca Juga: Ibrahim Risyad alias Ohim Kerja Apa? Suami Salshabilla Adriani yang Dicap 'Redflag' Usai Sebut Nafkahi Istri Bikin Jadi 'Babu'

Terbongkar Karena Corak Rok

Penyamaran Khairun Nisya terbongkar pada Selasa (6/1) malam akibat kejelian kru kabin yang bertugas.

Para pramugari asli menaruh curiga saat melihat penumpang tersebut mengenakan seragam yang terlihat janggal, terutama pada corak motif rok yang dikenakan KN tidak sesuai dengan standar seragam resmi maskapai.

Laporan kecurigaan ini langsung ditindaklanjuti oleh petugas keamanan penerbangan (Avsec).

Motif Malu pada Keluarga

Di balik aksi nekatnya, terungkap motif yang cukup memilukan. Khairun Nisya mengaku melakukan hal tersebut karena gengsi dan malu kepada keluarganya di Palembang.

Baca Juga: Kenapa Aura Kasih Ubah Nama Instagram Jadi 'Febria' Usai Dikaitkan dengan Ridwan Kamil? Netizen Cium Gelagat Ini

Ia diketahui pernah melamar pekerjaan sebagai pramugari namun gagal.

Demi menutupi kegagalan tersebut, ia nekat membeli seragam, name tag, hingga koper secara daring agar keluarganya percaya bahwa ia telah diterima bekerja.

Drama penyamaran ini pun berakhir dengan penyitaan seluruh atribut palsu yang dikenakan pelaku.

Sebagai bentuk penyelesaian akhir, Khairun Nisya hanya diwajibkan membuat surat pernyataan di atas materai untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Polisi berharap kejadian ini menjadi pelajaran bahwa memalsukan identitas profesi, meski tanpa niat jahat, tetaplah tindakan berisiko yang bisa berujung pada masalah hukum. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #Begini Nasibnya #Khairun Nisya #pramugari gadungan