Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bela Wapres Gibran Malah Dituduh Mengincar Jabatan dan Dokter Termul, Begini Jawaban Menohok Dokter Tompi

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 6 Januari 2026 | 21:25 WIB

Dokter Tompi.
Dokter Tompi.

SOLOBALAPAN.COM – Jagat media sosial kembali memanas akibat perdebatan antara komedi dan etika medis.

Kali ini, penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, dr. Tompi, menjadi sasaran hujatan warganet usai mengkritik materi stand up comedy milik komika senior, Pandji Pragiwaksono.

Kehebohan bermula saat Pandji menjadikan ekspresi wajah Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, yang terlihat mengantuk sebagai materi lawakan.

Tak tinggal diam, Tompi lantas memberikan edukasi medis sekaligus teguran keras bahwa kondisi fisik seseorang tidak pantas dijadikan lelucon.

Bahas Medis Bukan Lelucon

Melalui akun Instagram pribadinya, Tompi menjelaskan bahwa apa yang terlihat seperti mata mengantuk pada wajah Gibran dalam istilah medis dikenal sebagai Ptosis.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Sindir Warga Jabar Suka Pilih Artis, Dedi Mulyadi Pasang Badan Ungkit Fakta Deddy Mizwar

Ia menegaskan bahwa kondisi anatomis tersebut bisa bersifat bawaan atau medis, sehingga sangat tidak etis jika dijadikan bahan tertawaan di ruang publik.

"Menertawakan kondisi fisik seseorang, apa pun konteksnya, bukanlah bentuk kritik yang cerdas. Kritik boleh, satire boleh, tapi merendahkan kondisi tubuh seseorang adalah kemalasan berpikir," tegas pelantun lagu Sedari Dulu tersebut.

Tompi mengajak publik untuk menaikkan standar diskusi dengan mengkritisi gagasan dan kebijakan, bukan menyerang fisik.

Disebut 'Dokter Termul'

Niat hati memberikan edukasi, Tompi justru diserang balik oleh sejumlah warganet.

Baca Juga: Sinopsis Stand Up Comedy Spesial Mens Rea Pandji Pragiwaksono Lengkap dengan Biaya Menontonnya, Lagi Viral!

Ia bahkan mendapat pesan langsung (DM) yang menyebutnya sebagai "Dokter Termul" dan dituding sedang mencari jabatan politik.

Istilah "Termul" sendiri sempat populer dipopulerkan oleh Dokter Tifa pada 2025 yang merupakan akronim dari "Ternakan Si Mul", sebuah julukan yang dinilai lebih rendah dari buzzer.

Mendapat tudingan miring tersebut, Tompi memberikan balasan yang menohok dan sarkas.

Ia menepis tuduhan butuh jabatan atau bayaran dengan mempertanyakan kemampuan finansial pihak yang menuduhnya.

"Emang sanggup mau gajiin saya berapa? Jenis sampah begini banyak," balas Tompi singkat namun pedas, menutup perdebatan tersebut. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#jawaban menohok #Wapres Gibran #jabatan #Dokter Termul #dokter tompi