SOLOBALAPAN.COM, INDRAMAYU – Nama Sugianto kembali menjadi perbincangan hangat dan membawa harum nama Indonesia di kancah internasional.
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini tidak hanya mendapatkan penghargaan bergengsi dari pemerintah Korea Selatan, tetapi kisah heroiknya juga dilirik oleh sineas untuk diangkat menjadi sebuah film.
Sugianto yang bekerja sebagai nelayan di Negeri Ginseng tersebut baru saja menerima penghargaan langsung dari Presiden Korea Selatan.
Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan tertinggi negara atas kontribusi kemanusiaan luar biasa yang dilakukannya saat musibah kebakaran hutan melanda wilayah tersebut.
Dilirik Sutradara Film
Popularitas kisah keberanian Sugianto ternyata menarik perhatian industri perfilman.
Sang istri, Indah, mengungkapkan bahwa seorang sutradara telah mendatangi mereka dan mengutarakan niat untuk memvisualisasikan aksi heroik suaminya ke layar lebar.
Indah menceritakan bahwa pertemuan dengan pihak sutradara sudah terjadi.
Dalam pertemuan tersebut, mereka berbincang mendalam mengenai detail kronologi kejadian penyelamatan yang dilakukan suaminya.
Meski proses syuting belum dimulai dan masih dalam tahap rencana, Indah mengaku sangat senang dan berharap proyek ini terealisasi agar bisa menginspirasi banyak orang.
Kronologi Aksi Penyelamatan
Aksi heroik pria berusia 31 tahun ini terjadi pada Maret 2025 silam.
Saat itu, kebakaran hutan hebat melanda kawasan Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara.
Di tengah kobaran api yang membesar, Sugianto tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri nekat menyelamatkan tujuh orang lansia yang terjebak di dalam rumah.
Ia membangunkan para lansia tersebut, bahkan menggendong mereka yang sudah tidak mampu berjalan dan menuntunnya ke tempat aman hingga seluruh korban selamat.
Atas keberaniannya itu, warga Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung ini menjadi satu-satunya Warga Negara Indonesia (WNI) yang menerima penghargaan kemanusiaan dari Presiden Korea Selatan. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo