SOLOBALAPAN.COM – Kejadian unik mewarnai kabar penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Sabtu (3/1/2026).
Di tengah ketegangan politik global, perhatian netizen justru teralihkan pada setelan olahraga (tracksuit) yang dikenakan Maduro saat dibawa menuju New York City menggunakan kapal USS Iwo Jima.
Setelan abu-abu yang diduga kuat berasal dari lini Nike Tech Fleece tersebut mendadak viral dan dilaporkan langsung ludes terjual di berbagai toko online tak lama setelah fotonya diunggah oleh Donald Trump di platform Truth Social.
Ludes Terjual dalam Hitungan Jam
Baca Juga: Suporter Nyalakan Flare Usai Persis Solo Kalah 1–3, Polisi Amankan 23 Orang di Stadion Manahan
Dilansir dari Complex dan Times of India, fenomena ini dipicu oleh spekulasi masif pengguna media sosial mengenai pakaian yang dikenakan sang presiden saat ditangkap.
Toko online resmi Nike Spanyol mengonfirmasi bahwa beberapa ukuran untuk setelan tersebut sudah habis terjual (sold out).
Setelan atasan dan bawahan ini dibanderol dengan harga €218 atau setara dengan Rp3,7 juta.
Meskipun laporan menyebutkan Maduro ditangkap dalam kondisi masih mengenakan piyama saat subuh, namun foto yang beredar luas justru menampilkannya dalam balutan Nike abu-abu yang modis, yang kemudian memicu ribuan meme dan parodi di jagat maya.
Simbolisme di Balik Merek Amerika
Banyak pengamat menilai momen ini memiliki makna simbolis yang cukup ironis. Selama masa kepemimpinannya, Nicolas Maduro dikenal sebagai tokoh yang sangat vokal menyuarakan sikap anti-Amerika Serikat dan pengkritik keras kapitalisme Barat.
Mengenakan merek olahraga ikonik asal Amerika Serikat di saat penangkapannya oleh otoritas AS dianggap sebagai sebuah ironi besar oleh para netizen.
Hingga saat ini, pihak Nike belum memberikan pernyataan resmi terkait produk mereka yang mendadak "dipromosikan" oleh sang presiden dalam situasi dramatis tersebut. (dam)
Editor : Damianus Bram