Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Instruksi Gubernur: Stop Hura-Hura! Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta Tanpa Kembang Api dan Kemewahan

Didi Agung Eko Purnomo • Senin, 22 Desember 2025 | 04:12 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

SOLOBALAPAN.COM – Langit Jakarta pada malam pergantian tahun 2026 dipastikan tidak akan dihiasi oleh dentuman dan kilatan kembang api seperti biasanya.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengambil keputusan tegas untuk meniadakan pesta pora demi menghormati saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

Sebagai gantinya, kemeriahan malam tahun baru akan diubah menjadi malam kontemplasi dan doa bersama untuk para korban bencana alam di Pulau Sumatra (Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara).

"Tidak Ada Kemeriahan Mewah"

Dalam keterangannya pada Minggu (21/12/2025), Pramono menekankan bahwa keputusan ini diambil sebagai wujud empati mendalam.

Ia tidak ingin ibu kota bersuka ria secara berlebihan di saat wilayah lain sedang berduka.

“Saya sudah memikirkan, yang paling utama adalah nggak ada kemeriahan yang berlebihan yang bersifat mewah-mewah. Enggak, saya enggak mau,” tegas Pramono.

Ia memastikan akan menyediakan ruang khusus bagi warga Jakarta untuk merenung dan mengirimkan doa.

Baca Juga: Viral Muhammadiyah Siap Tempuh Jalur Hukum, Desak Presiden Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera Sebagai Bencana Nasional

“Pasti nanti akan ada tempat secara khusus untuk kita merenung, berdoa, kontemplasi, terutama berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara,” tambahnya.

Lokasi Masih Disiapkan

Meskipun konsep acara diubah dari pesta menjadi doa bersama, Pemerintah Provinsi Jakarta tetap melakukan persiapan matang agar momen pergantian tahun tetap berjalan khidmat.

Terkait lokasi persis gelaran doa bersama tersebut, Pramono mengaku belum memutuskan titik pastinya.

Namun, ia memastikan acara tetap ada untuk memfasilitasi warga, hanya saja dengan nuansa yang jauh lebih sederhana dan penuh makna solidaritas.

Langkah ini diharapkan menjadi simbol persatuan bangsa di tengah ujian bencana yang melanda di penghujung tahun 2025. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#kembang api #gubernur #2026 #jakarta #malam tahun baru