Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Apa Pekerjaan HM Kunang? Viral Ayah Bupati Bekasi Ade Kuswara Juga Terseret OTT KPK Sang Anak, Ternyata Punya Peran Penting soal Uang Haram

Laila Zakiya • Sabtu, 20 Desember 2025 | 21:44 WIB

 

KPK menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara (ADK) dan ayahnya ayahnya, HM Kunang (HMK) sebagai tersangka terkait dugaan menerima uang proyek dari pihak swasta inisial SRJ.
KPK menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara (ADK) dan ayahnya ayahnya, HM Kunang (HMK) sebagai tersangka terkait dugaan menerima uang proyek dari pihak swasta inisial SRJ.

SOLOBALAPAN.COM - Nama HM Kunang mendadak menjadi sorotan nasional setelah ikut terseret Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK bersama putranya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Publik pun bertanya-tanya: apa sebenarnya pekerjaan HM Kunang, dan mengapa perannya begitu krusial dalam kasus dugaan suap proyek yang menyeret sang anak?

Fakta-fakta yang terungkap dari penyidikan KPK menunjukkan, HM Kunang bukan sosok biasa di Bekasi.

HM Kunang Kepala Desa Sekaligus Tokoh Berpengaruh

HM Kunang tercatat menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Jauh sebelum anaknya menjadi bupati, pengaruh HM Kunang sudah mengakar kuat di wilayah tersebut.

Ia dikenal luas sebagai tokoh masyarakat, pendiri organisasi Ikatan Putra Daerah (IKAPUD) dan Garda Pasundan, serta figur yang disegani di kalangan warga lokal.

Julukan “Jawara Bekasi” melekat kuat padanya karena kiprah dalam seni bela diri tradisional dan gaya kepemimpinan yang berwibawa.

Dalam berbagai kesempatan, HM Kunang kerap menegaskan bahwa keterbatasan pendidikan bukan penghalang untuk bermanfaat bagi sesama.

"Saya memang tidak sekolah, tapi ingin tetap berguna bagi orang lain."

Jawara Silat yang Sukses dan Kaya Raya

Meski tak menempuh pendidikan formal tinggi, HM Kunang dikenal sebagai sosok sukses.

Ia disebut memiliki rumah dua lantai yang besar dan megah, sejumlah kendaraan, serta lahan hampir dua hektare di kawasan Sukadami.

Lahan tersebut sebelumnya merupakan area persawahan yang kemudian diurug dan dibangun menjadi kompleks hunian bagi anak-anaknya.

"Tanah sawah itu luasnya hampir dua hektar, sekarang sudah dibangun rumah untuk anak-anak,"

Kekayaan dan pengaruh sosial inilah yang membuat HM Kunang dikenal luas, bukan hanya sebagai kepala desa, tetapi juga orang kuat di Cikarang Selatan.

Peran HM Kunang dalam Kasus Suap Proyek

Status HM Kunang berubah drastis ketika KPK mengungkap peran sentralnya dalam dugaan korupsi suap ijon proyek yang menjerat Ade Kuswara.

Komisi Pemberantasan Korupsi secara terang menyebut HM Kunang sebagai perantara utama dalam aliran uang haram.

“HMK itu perannya sebagai perantara. Jadi, ketika SRJ ini diminta (uang suap), HMK juga minta. Kadang-kadang tanpa pengetahuan dari ADK, HMK itu minta sendiri gitu,”

Tak hanya menjadi penghubung pihak swasta, HM Kunang juga disebut aktif meminta uang ke jajaran birokrasi daerah.

“Beliau jabatannya memang kepala desa, tetapi yang bersangkutan itu adalah orang tua atau bapaknya dari bupati. Jadi, seperti itu perannya, kadang meminta sendiri, dan kadang juga menjadi perantara orang yang akan memberikan (uang) kepada ADK,”

KPK menduga pendekatan melalui HM Kunang dianggap lebih aman oleh pihak-pihak yang berkepentingan karena hubungan darahnya dengan bupati.

“Mungkin karena orang melihat bahwa yang bersangkutan ada hubungan keluarga gitu kan ya. Jadi, bisa melalui HMK. Orang juga pendekatan melalui HMK, seperti itu,”

Aliran Uang Rp 14,2 Miliar dan OTT KPK

Dalam perkara ini, KPK mengungkap total dugaan penerimaan uang yang melibatkan Ade Kuswara mencapai Rp 14,2 miliar.

Rinciannya terdiri dari ijon proyek Rp 9,5 miliar serta penerimaan lain sebesar Rp 4,7 miliar sepanjang 2025.

"Sepanjang tahun 2025, ADK diduga mendapatkan penerimaan lainnya yang berasal dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp 4,7 miliar,"

HM Kunang dan Ade Kuswara resmi ditetapkan sebagai tersangka usai OTT pada 18 Desember 2025, dan langsung mengenakan rompi oranye KPK.

Dari Tokoh Desa ke Pusaran Korupsi

Sebelum terseret kasus ini, HM Kunang dikenal memiliki reputasi baik dan aktif dalam pembangunan desa serta kegiatan sosial.

Namun kini, reputasi tersebut tengah diuji di hadapan hukum.

KPK menegaskan penyidikan masih terus berkembang, termasuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta irisan perkara dengan dugaan pemerasan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#ott kpk #Ade Kuswara #bupati bekasi #HM Kunang